BUMN

Jasa Marga Antarkan 400 Pemudik Pulang ke Kampung Halaman

MONITOR, Jakarta – PT Jasa Marga (Persero) Tbk pada Rabu (27/04) mengantarkan 400 orang ke kampung halaman di daerah pulau Jawa, dalam program Mudik Bareng yang digelar bersama Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan BUMN lainnya yang mengusung tema “Mudik Aman Mudik Sehat Bersama BUMN 2022”.

Dalam kegiatan “Mudik Aman, Mudik Sehat Bersama BUMN 2022” ini, Jasa Marga mengerahkan 10 armada bus yang menuju ke berbagai daerah tujuan mudik di Jawa Tengah dan Jawa Timur, seperti Solo, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya. Dalam kegiatan pelepasan pemudik, turut hadir Direktur Human Capital dan Transformasi Jasa Marga Bagus Cahya Arinta B., Corporate Secretary Jasa Marga Dadan Waradia, dan Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru.

Direktur Human Capital dan Transformasi Jasa Marga Bagus Cahya Arinta B. dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat jalan kepada para pemudik yang mengikuti program Mudik Bersama “Mudik Aman Mudik Sehat Bersama BUMN 2022” yang diadakan oleh Jasa Marga.

“Kami dari Jasa Marga menyampaikan selamat jalan dan semoga sampai tujuan dengan aman, nyaman, dan sehat. Mohon doanya di H-5 ini agar Jasa Marga bisa terus memberikan pelayanan operasional yang terbaik bagi seluruh pengguna jalan tol, baik itu pemudik maupun pengguna jalan tol milik Jasa Marga Group pada umumnya,” ujar Bagus.

Suryana peserta mudik dengan tujuan kota Yogyakarta mengatakan bahwa program Mudik Bareng “Mudik Aman Mudik Sehat Bersama BUMN 2022” sangat membantu dirinya yang sudah 3 tahun tidak mudik ke kampung halaman.

“Terima kasih Jasa Marga dan Kementerian BUMN karena program mudik bareng ini saya dan anak bisa ikut mudik bersama, dan bertemu orang tua di kampung halaman. Semoga ke depannya, program ini bisa terus diadakan tiap tahun agar membantu masyarakat ekonomi menengah kebawah bisa juga ikut mudik ke kampung halaman mereka masing-masing,” ucap Suryana.

Di hari yang sama Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur turut hadir dan menyapa para pemudik yang ikut dalam program Mudik Bareng “Mudik Aman Mudik Sehat Bersama BUMN 2022” yang tergabung dari seluruh BUMN di Jakarta dengan 542 armada bus yang menuju ke 39 kota tujuan di Jawa dan Sumatera.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, hari ini Kementerian BUMN bersama BUMN mengantarkan sebanyak 24.605 pemudik yang menggunakan 542 armada bus yang disediakan oleh seluruh BUMN di Jakarta.

“Kami dari Kementerian BUMN mengucapkan selamat jalan, dan satu pesan untuk para supir armada bus yang mengantarkan pemudik dari program Mudik Bareng “Mudik Aman Mudik Sehat Bersama BUMN 2022” agar lebih mengutamakan keselamatan berkendara dibanding kecepatan, agar mudik kali ini bisa memberikan kenyamanan dan keamanan bagi kita semua,” ujar Erick.

Recent Posts

Dari Ketahanan Keluarga hingga Kompetensi Digital, Ini Tiga Tantangan Strategis Penghulu

MONITOR, Tangerang Selatan - Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kementerian…

31 detik yang lalu

Desak Kasus Penyadapan Ilegal Diusut Tuntas, MUI Ingatkan Larangan Tajassus dalam Islam

MONITOR, Jakarta – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus dugaan…

48 menit yang lalu

Grand Opening, ROPI di RS Kartini Rangkasbitung Hadirkan Fasilitas Baru bagi Pasien dan Pengunjung

MONITOR, Rangkasbitung - Outlet ROPI (Roti dan Kopi) yang berlokasi di RS Kartini Rangkasbitung resmi…

1 jam yang lalu

QUTB GLOBAL Apresiasi Doa Lintas Agama di Konser Andrea Bocelli: Perbedaan Adalah Kekuatan Bangsa

MONITOR, Jakarta - Doa lintas agama dalam pembukaan konser Andrea Bocelli di JIExpo, Jakarta, dinilai…

1 hari yang lalu

Kemnaker dan PT IWIP Jalin Kerja Sama Perkuat Kompetensi SDM Pengolahan Logam Berat

MONITOR, Halmahera Tengah — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjalin kerja sama strategis dengan PT Indonesia Weda…

2 hari yang lalu

Sekjen Kemenag: Khairu Ummah Harus Diwujudkan melalui Aksi Nyata dan Kolaborasi Negara MABIMS

MONITOR, Jakarta – Konsep Khairu Ummah (umat terbaik) tidak cukup dimaknai sebagai wacana normatif atau…

2 hari yang lalu