Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad
MONITOR, Jakarta – Kasus investasi bodong dan pencucian uang robot trading DNA Pro, yang menimpa pekerja seni Sri Rossa Roslaina alias Rossa, menuai perhatian Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad.
Politikus Gerindra ini menilai, dalam kasus tersebut seharusnya tidak ada penyitaan honor menyanyi Rossa. Sebab menurutnya ini tidak turut serta dalam modus operandi kejahatan, melainkan hanya mengisi hiburan di sebuah acara.
“Tidak bisa dong pekerja seni ikut menanggung bebannya. Dia kan hanya mengisi acara secara profesional. Tidak terlibat dalam praktik kejahatannya,” ujar Dasco dalam keterangannya.
Dasco meyakini bahwa keberadaan Rossa dalam posisi tidak mengerti apapun terkait perusahaan investasi bodong tersebut. Ia menekankan bahwa semua pekerja senin harus dilindungi.
“Bukan hanya Rossa. Saya ingin semua pekerja seni harus dilindungi. Jangan sampai mereka yang sudah mencari nafkah secara profesional dengan kontrak yang jelas malah dikait-kaitkan. Bahkan sampai honor karyanya ikut disita. Kasihan mereka,” terangnya.
Sebagaimana informasi, Bareskrim Mabes Polri memanggil penyanyi Rossa untuk kasus investasi bodong dan robot trading DNA Pro. Keksih Afgan Syahreza ini diketahui pernah mengisi sebuah acara yang diselenggarakan pihak DNA Pro di Pulau Bali.
MONITOR, Jakarta - Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menegaskan pentingnya keseimbangan antara keamanan…
MONITOR, Jakarta - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) harus dicegah sebelum meluas, bukan baru ditangani…
MONITOR, Jakarta - Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) meminta DPR dan pemerintah tidak membiarkan polemik pemakzulan…
MONITOR, Jakarta - Indonesia memiliki potensi ekonomi kelautan yang diperkirakan mencapai 1,4 triliun dolar AS…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyampaikan apresiasi kepada seluruh Aparatur Sipil Negara…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk berhasil meraih peringkat 10 dalam ajang Danantara…