Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati
MONITOR, Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan saat siklus ekonomi sangat dinamis dan kondisi geopolitik yang kian memanas sehingga menyebabkan kenaikan harga komoditas, APBN tetap berperan sebagai counter-cyclical.
Selain itu, dikatakan dia, APBN terus menyerap dan meredam shock-shock yang terjadi pada perekonomian nasional. Hal itu disampaikan Sri Mulyani saat menghadiri Rakornas Pelaksanaan Anggaran Tahun 2022, Rabu (13/4/2022).
Ia mengingatkan kehadiran APBN bisa menjadi instrumen yang berguna apabila seluruh kementerian dan lembaga yang menjadi pengguna anggaran senantiasa mengelolanya secara optimal dan baik.
“APBN harus menjadi instrumen penggerak industrialisasi dan juga katalisator pertumbuhan perekonomian Indonesia. Mulai dari yang sederhana, yaitu mengonsumsi buah-buahan lokal sebagaimana himbauan Presiden Jokowi,” tutur Sri Mulyani.
Ia pun mengucapkan terimakasih atas komitmen seluruh Kementerian dan Lembaga untuk selalu mengelola dan menjaga bersama APBN, terutama dalam membangun Indonesia.
MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Gabungan Perusahaan Pembibitan Unggas (GPPU) memperkuat sinergi untuk…
MONITOR, Jakarta - Gangguan transaksi pada layanan teknologi finansial (tekfin) Flip memasuki hari keempat. Sejak…
MONITOR, Dili - Setelah memaparkan konsep pengembangan ekonomi biru di hadapan Wakil Perdana Menteri Timor-Leste…
MONITOR, Dili - Pengembangan ekonomi biru Timor-Leste memasuki tahap baru. Anggota DPR RI sekaligus Guru…
MONITOR, Jakarta - Industri mainan merupakan salah satu bagian dari sektor industri aneka yang memiliki…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Gelombang (Gelora) Indonesia Fahri Hamzah merespons soal usulan…