Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily (dok: Ace Hasan)
MONITOR, Jakarta – Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily turut menanggapi label halal baru yang diterbitkan Kementerian Agama melalui Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal Kementerian Agama (BPJPH).
Ace Hasan tidak menampik, setiap orang memiliki interpretasi sendiri tergantung melihat dari sudut mana. “Soal logo tersebut diinterpretasi atau dimaknai secara berbeda-beda tentu tergantung dari sudut pandang masing-masing yang menilainya,” kata Ace dalam keterangannya, Senin (14/3/2022).
Politikus Golkar ini menyatakan, dirinya tidak melihat ada masalah dengan logo baru tersebut. Bagi Ace, makna halal sudah tersirat dalam seni tulisan logo tersebut.
“Bagi saya, yang terpenting tulisan Arab itu mengandung kata ‘halal’ dan sudah terkandung dalam tulisan Arab yang bermakna itu. Sepengetahuan saya jenis tulisan itu dalam kaligrafi Arab termasuk dalam kategori khat kufi,” jelas Ace.
Lebih lanjut ia menegaskan, seseorang yang terbiasa membaca tulisan Arab dengan berbagai ragam jenisnya, maka ia akan bisa membacanya. Namun sebaliknya, perlu ada sosialisasi logo tersebut terutama bagi kalangan yang awam terhadap tulisan Arab.
“Bagi orang yang terbiasa membaca huruf Arab dengan berbagai jenisnya, tentu akan mudah untuk membacanya bahwa itu huruf Arab yang artinya halal. Tapi bagi yang tak terbiasa membaca Arab, pasti teramat asing. Oleh karena itu, perlu disosialisasikan kepada masyarakat lebih luas soal logo tersebut,” tandasnya.
MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa penyerahan alat utama sistem persenjataan (alutsista) menjadi…
MONITOR, Jakarta - Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat tidak semata-mata dipicu oleh…
MONITOR, Jakarta - Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Firman Soebagyo,…
MONITOR, Jakarta - Keberhasilan Bank Indonesia tidak cukup diukur dari capaian indikator kinerja yang melampaui…
MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyerahkan alat utama sistem persenjataan (alutsista) strategis kepada Tentara…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka Program Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 Batch 2…