Wakil Ketua BKSAP DPR RI Mardani Ali Sera/ dok: net
MONITOR, Jakarta – Usulan Wakil Ketua DPR RI, Abdul Muhaimin Iskandar, terkait wacana Pemilu 2024 diundur menuai penolakan. Sebelumnya, politikus yang akrab disapa Cak Imin itu mengingatkan momentum perbaikan ekonomi tidak boleh terganggu dengan adanya pemilu.
Menyikapi usulan ini, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menegaskan selama ini proses pemilu tidak pernah mengganggu kepentingan apapun termasuk soal pembangunan.
Sebaliknya, kata Mardani, keinginan untuk berkuasa lebih lama justru mengganggu demokrasi di negeri ini.
“Pemilu selama ini tidak pernah mengganggu pembangunan. Justru niat berkuasa lebih lama yg bisa mengganggu proses demokrasi di negeri kita,” kata Mardani Ali Sera, Kamis (24/2/2022).
Anggota Komisi II DPR RI ini mengingatkan, munculnya rezim otoriter juga berasal dari rentang kepemimpinan yang lama. Sehingga memicu hasrat untuk berkuasa secara sewenang-wenang.
“Semua rezim otoriter pada awalnya muncul karena waktu berkuasa yang lama.
Karena itu tegas konstitusi membatasi dua periode dan pemilu dilaksanakan lima tahun sekali,” tegas Mardani.
MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia menjajaki kerja sama dengan Kementerian…
MONITOR, Kepulauan Nias - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat…
MONITOR, Tangerang Selatan - Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Suwendi, M.Ag., menegaskan…
MONITOR, Jakarta - Momentum Hari Santri Nasional 2026 harus menjadi pengingat bahwa santri tidak hanya…
MONITOR, SLEMAN - Lahan yang sebelumnya kurang produktif di Dusun Manggunan, Kalurahan Caturharjo, Sleman, mulai…
MONITOR, SEMARANG - Akuakultur atau budi daya perairan berpotensi menjadi salah satu mesin utama pertumbuhan…