HUKUM

Usut Korupsi TPPU Group Walet, Kejagung Periksa Enam Saksi

MONITOR, Jakarta – Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda bidang Tindak Pidana Khusus (JAMPidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) tengah melakukan pengusutan dalam perkara Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang menjerat Johan Darsono dan Suyono (S) terkait korupsi di Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) Tahun 2013-2019.

Tim jaksa penyidik tindak pidana khusus Kejagung telah memeriksa sejumlah saksi. Pada Kamis (17/2/2022) kemarin, tim penyidik memeriksa 6 orang saksi terkait dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) dalam penyelenggaraan pembiayaan ekspor nasional oleh LPEI.

Keenam saksi yang diperiksa, yakni MAH dan berinisial S selaku Surveyor pada KJPP Imaduddin dan Rekan, JES, EP, SA selaku Karyawan Swasta, serta TS selaku Analyst Divisi Analisa Risiko Bisnis II pada LPEI.

“Seluruh saksi diperiksa terkait pemberian fasilitas pembiayaan kepada Group Walet dan Group Johan Darsono,” kata Leonard dalam keterangannya, Jumat (18/2/2022).

Lebih lanjut dikatakannya, pemeriksaan sejumlah saksi untuk memberikan keterangan tentang suatu perkara pidana korupsi yang dialami sendiri dan diketahui secara langsung.

“Hal tersebut guna menemukan fakta hukum tentang tindak pidana korupsi yang terjadi dalam penyelenggaraan pembiayaan ekspor nasional oleh LPEI,” tuturnya.

Menurut Direktur Penyidikan pada Jampidsus Kejagung, Supardi bahwa pihaknya masih mendalami terkait perkara korupsi LPEI dan juga mengenai dugaan TPPU yang dilakukan Group Walet dan Group Johan Darsono.

Ia mengatakan, tim penyidik pidsus Kejagung tengah merampungkan penyidikan dalam korupsi pembiayaan ekspor nasional sebelum akhirnya berkas perkara dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).

“Perkara korupsi LPEI itu ada TPPU, kan juga yang korupsi belum selesai, kira-kira masih 80 persenan. Artinya sisanya 20% kita masih perlu pendalaman terhadap saksi-saksi,” kata Supardi kepada wartawan di kantornya, Jumat (18/2/2022).

Recent Posts

Profil Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor KH Amal Fathullah dan Jasanya bagi Pesantren

MONITOR, Ponorogo - Pondok Modern Darussalam Gontor kehilangan salah satu pendidik terbaiknya. Prof. Dr. KH…

3 jam yang lalu

HAB Ke-80, Wamenag Minta ASN Kemenag Jaga Integritas dan Hidup Sederhana

MONITOR, Yogyakarta - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi'i memberi pesan khusus pada Hari…

4 jam yang lalu

DPR: Penanganan Bencana Sumatra Diperlukan Badan Khusus

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman menyarankan pemerintah, membentuk…

5 jam yang lalu

Haji Pindah ke Kementerian Baru, Kemenag Fokus Berdayakan Rumah Ibadah

MONITOR, Jakarta - Pasca pengalihan penuh penyelenggaraan haji ke Kementerian Haji, Kementerian Agama mengalihkan fokus…

8 jam yang lalu

Gelar Bimtek Pemvisaan Haji 2026, Perkuat Akurasi Dokumen Jemaah

MONITOR, Jakarta - Direktorat Pelayanan Haji Dalam Negeri Kementerian Haji dan Umrah RI menggelar Bimbingan…

9 jam yang lalu

HAB ke-80, Menag Minta ASN Kemenag Warnai AI dengan Konten Mencerahkan

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa umat beragama saat ini menghadapi tantangan…

11 jam yang lalu