Anggota Komisi III DPR RI Didik Mukrianto (dok: dpr.go.id)
MONITOR, Jakarta – Aksi penembakan yang terjadi dalam demonstrasi penolakan aktivitas tambang emas di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, menuai keprihatinan Anggota Komisi III DPR RI Didik Mukrianto.
Didik menyesalkan adanya korban jiwa dalam aksi demonstrasi yang notabene menyuarakan aspirasi. Politikus Demokrat ini mengingatkan, seharusnya polisi sebagai aparat penegak hukum harus melindungi dan mengayomi masyarakat.
Atas insiden ini, Didik berharap Kapolda setempat dapat mengusut secara tuntas dibalik peristiwa penembakan terjadi.
“Saya berharap kepada Kapolda untuk bisa membantu mengurai duduk persoalan yang sesungguhnya secara tuntas apa yang menjadi keberatan masyarakat, dan bukan hanya mengamankan unjuk rasanya saja,” ujar Didik dalam keterangannya, Selasa (15/2/2022).
Lebih jauh, Legislator dapil Jawa Timur IX ini mempertanyakan adanya dugaan penyimpangan SOP (standar operasional prosedur) dalam pengamanan lapangan, sehingga menyebabkan jatuhnya korban.
MONITOR, Jakarta - Inspektorat Jenderal Kementerian Agama mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan…
MONITOR, Jakarta - Public Virtue Research Institute (PVRI) mempertan sikap anti kritik presiden Prabowo yang…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk kembali menyelenggarakan Mudik Gratis Bersama Jasa Marga…
MONITOR, Jakarta - Komisi III DPR RI mengecam keras aksi penyiraman air keras kepada aktivis…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia menyambut baik fatwa yang dikeluarkan oleh…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar meminta para pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam untuk…