POLITIK

Percepatan Program Bebas Stunting, Rokhmin Dahuri: PDIP telah menyusun model Pembangunan Desa Sejahtera

MONITOR, Jakarta – Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mencanangkan Percepatan Pelaksanaan Program Kampung Keluarga Berkualitas Gotong Royong Bebas Stunting di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (27/1/2022).

“PDI Perjuangan mencanangkan Kampung Keluarga Berkualitas Gotong Royong Bebas Stunting untuk kesejahteraan rakyat,” kata Megawati dalam sambutannya yang dibacakan Ketua DPP PDIP Bidang Politik Puan Maharani.

Puan Maharani menekankan pentingnya Indonesia untuk keluar dari masalah stunting. Kondisi tersebut harus segera dientaskan karena akan menghambat momentum generasi emas Indonesia 2045.

“Stunting adalah salah satu tantangan besar dalam meningkatkan kualitas kesehatan Sumber Daya Manusia Indonesia,” kata Puan.

Ditempat yang sama, Ketua DPP PDIP Bidang Kelautan dan Perikanan Rokhmin Dahuri mengatakan bahwa untuk mensukseskan agenda tersebut PDIP mendorong pembangunan berbasis desa dimana desa-desa merupakan wilayah dominan dan bagian integral dari NKRI.

“Bila semua desa NKRI itu maju, sejahtera, mandiri, dan ramah lingkungan berkelanjutan, Indonesia otomatis menjadi negara maju, adil dan makmur, serta berdaulat. Inilah kondisi Indonesia Emas yang diidamkan,” kata Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan itu.

“Namun, faktanya hingga kini masih banyak desa yang tertinggal dan prasejahtera,” tambahnya.

Padahal, lanjut Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan-IPB University itu sejak Orba sampai sekarang sudah begitu banyak kebijakan dan program pembangunan perdesaan untuk memajukan dan menyejahterakan masyarakat perdesaan.

“Oleh karena itu, DPP PDI Perjuangan telah menyusun model pembangunan desa atau Kampung Sejahtera, Berkualitas, dan Berkelanjutan untuk segera dilaksanakan oleh Tiga Pilar Partai di seluruh wilayah NKRI,” ujarnya

Rokhmin menyebutkan beberapa indikatornya adalah semua penduduk usia kerja memiliki pekerjaan, semua warga sejahtera, berdaulat pangan, air, dan energi, stunting di bawah 20 persen, IPM lebih besar dari 80, dan kualitas lingkungan baik/sangat baik.

Recent Posts

Haji 2026, Pemerintah Perkuat Petugas dan Layanan Ramah Perempuan

MONITOR, Jakarta - Pemerintah menegaskan komitmennya menghadirkan layanan haji yang ramah perempuan melalui penguatan kualitas…

25 menit yang lalu

Tinjau IKN, Menag Harap Rumah Ibadah di IKN Jadi Simbol Kerukunan Beragama

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar meninjau progres pembangunan fasilitas rumah ibadah di Ibu…

2 jam yang lalu

Eks Menag Yaqut Tersangka, DPR: Kerja Pansus Tidak Sia-sia

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI sekaligus Ketua Panja Haji 2025, Abdul…

3 jam yang lalu

Buka Diklat PPIH 2026, Menhaj Gus Irfan: Fokus Bahasa Arab dan Disiplin

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah resmi membuka Pendidikan dan Latihan (Diklat) Petugas Penyelenggara…

7 jam yang lalu

Wamenag Minta ASN Kemenag Hadir di Tengah Keberagamaan Umat

MONITOR, Garut - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi’i mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara…

10 jam yang lalu

Berkat SMKHP, Ekspor Udang Rp63,4 Miliar Lolos Masuk ke Amerika Serikat

MONITOR, Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menjamin keberterimaan ekspor ikan Indonesia di pasar…

12 jam yang lalu