Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Selasa (15/9/2020), di Gedung Negara Grahadi.
MONITOR, Surabaya – Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan telah menetapkan kebijakan satu harga minyak goreng, yaitu seharga Rp14.000/liter. Gubernur Jawa Timur khofifah Indar Parawansa menyambut baik kebijakan ini.
Khofifah pun menjelaskan, seminggu kedepan stok minyak goreng seharga Rp14.000/liter ini bakal tersedia di berbagai toko, warung hingga pasar rakyat.
“Kebijakan satu harga minyak goreng dengan harga Ro. 14.000/liter ini mulai berlaku kemarin, Rabu, 19 Januari 2022 melalui Ritel Modern yang menjadi anggota Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) selama 6 bulan,” ujar Khofifah dalam keterangannya, Kamis (20/1/2022).
“Seminggu ke depan Insya Allah minyak goreng seharga Rp14.000/liter juga segera tersedia di seluruh toko, warung, dan pasar rakyat,” sambung mantan Menteri Sosial ini.
Tak hanya itu, Khofifah pun meminta agar masyarakat tidak panik lantas memborong semua stok minyak goreng dalam jumlah berlebihan. Sebab, kata dia, pasokan minyak goreng ini sangat cukup bagi kebutuhan rumah tangga dan UMKM.
“Diharapkan agar masyarakat tidak memborong atau panic buying karena penyediaan stok minyak goreng dalam jumlah yang sangat cukup untuk pemenuhan kebutuhan rumah tangga serta usaha ultra mikro, mikro dan kecil,” imbuh Khofifah.
MONITOR, Jakarta - Empat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) masuk dalam jajaran 10 besar…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Pertanian (Kementan) mendukung Pemerintah Kabupaten Sinjai memperkuat langkah pengendalian Avian Influenza…
MONITOR, Lumajang - Sumur-sumur warga mulai mengering akibat musim kemarau berkepanjangan. Kondisi tersebut membuat masyarakat…
MONITOR, Jakarta - Pemerintah dan DPR RI menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1448 H/2027…
MONITOR, Jakarta – Pemerintah resmi menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 tentang perlindungan…
MONITOR, Jakarta - Komite Nasional Haji (Komnas Haji) menilai kesepakatan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH)…