MEGAPOLITAN

M Taufik Ngarep Gubernur Pengganti Anies Harus dari Kalangan Muda

MONITOR, Jakarta – Masa jabatan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta sebentar lagi akan berakhir. Sosok yang bakal menggantikan Anies menjadi Gubernur DKI Jakarta di Tahun 2004 pun masih tanda tanya. Namun Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra, M Taufik, punya harapan figur yang nantinya menjadi Gubernur DKI haruslah dari kalangan muda.

“Saya kira, memang harus dari kalangan muda untuk Gubernur DKI Jakarta ke depan,” ujar Taufik saat berbincang-bicang dengan wartawan di Pendopo Garuda, Pondok Ranggon, Jakarta Timur, Jumat (31/12/2021).

Taufik pun beralasan kenapa, kenapa dirinya berharap Gubernur DKI Jakarta harus dari kalangan muda, hal itu tidak lain karena tuntutan jaman yang menuntut seorang pemimpin harus punya pandangan jauh lebih kedepan, punya semangat tinggi dan energik.

“Apalagi sekarang eranya sudah digital, pemimpin dari kalangan muda, sangat tepat untuk menyesuaikan perubahan jaman kedepan,” ungkapnya.

Dikatakan Taufik, ia pun melihat, saat ini banyak kalangan muda yang punya potensi besar untuk bisa memimpin DKI Jakarta. Taufik pun mencoba menyebutkan nama beberapa tokoh muda yang menurutnya bisa dan punya kemapuan untuk menjadi Gubernur DKI Jakarta 2024.

Taufik pun menyebut nama mantan Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmy Diani, Menteri Investasi Bahlil Lahadia dan Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Anggota DPR RI Ahmad Sahroni, Bupati Tangerang Selatan Ahmed Zaki Iskandar ada juga Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiago Uno.

“Untuk putra daerah mewakili Betawi saya kira ada mantan anggota BPK RI Prof. Baharullah Akbar atau yang disapa Bang Bahrul,” teranganya.

Bahkan dikatakan Taufik, bukan tidak mungkin Anies, bakal kembali maju untuk memimpin DKI Jakarta, sebab katanya, untuk bisa maju kembali sebagai Gubernur DKI Anies tidak butuh kendaraan politik melainkan bisa maju melalui jalur independen.

“Kalau maju jadi calon presiden kan aturannya tidak bisa independen tapi harus memakai kendaraan politik. Nah, sampai saat ini Anies belum punya kendaraan partai politik,” pungkasnya.

Recent Posts

Ada Dugaan Permainan Politik Tingkat Tinggi, IPW Desak Kepastian Hukum Kasus Roy Suryo dan dr Tifa cs

MONITOR, Jakarta - Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso menilai terdapat sejumlah kejanggalan…

5 jam yang lalu

Menaker: Kolaborasi Pemerintah, Dunia Usaha, dan Organisasi Pekerja Kunci Penguatan Daya Saing Tenaga Kerja

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan bahwa Indonesia masih menghadapi tantangan dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan…

6 jam yang lalu

‎Kementerian UMKM Terbitkan Permen No 3 Tahun 2026 Lindungi Seller Online

MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) resmi menerbitkan Peraturan Menteri (Permen) UMKM…

6 jam yang lalu

IPW Apresiasi Polda Jabar Tangkap Tersangka Penyiksaan dan Penyekapan YTR, Desak Pelaku Dijerat Pasal Berlapis

MONITOR, Jakarta – Indonesian Police Watch (IPW) mengapresiasi langkah cepat Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum)…

14 jam yang lalu

Jangan Korbankan Cadangan Strategis Demi Smelter, Pemerintah Diminta Konsisten Batasi Produksi Nikel

MONITOR, Jakarta - Transisi Bersih meminta Pemerintah Indonesia tidak menambah kuota produksi nikel pada tahun…

18 jam yang lalu

Sambut Kepulangan PPIH Daker Makkah, Menhaj Apresiasi Dedikasi Petugas dan Tegaskan Penguatan Kualitas Layanan

MONITOR, Tangerang - Menteri Haji dan Umrah Moch. Irfan Yusuf menyambut kepulangan kelompok pertama Petugas…

20 jam yang lalu