MEGAPOLITAN

Lantik 433 ASN, Wali Kota Depok: Kita Tidak Butuh Superman Tapi Super Tim

MONITOR, Depok – Wali Kota Depok, Mohammad Idris kembali melantik 433 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok. Pelantikan dilakukan kepada pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, pengawas, fungsional dan Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Satuan Pendidikan.

Ratusan ASN yang dilantik terdiri dari empat orang pejabat pimpinan tinggi pratama, 59 orang pejabat administrator, dan 151 orang pejabat pengawas. Kemudian, 166 orang pejabat fungsional, tiga orang kepala UPTD SMPN, 48 kepala UPTD SDN, dan kepala UPTD TK Negeri dua orang.

Idris mengatakan, hal yang melatarbelakangi pelantikan kali ini adalah Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permenpan RB) Nomor 13 Tahun 2019 tentang Pengusulan, Penetapan, dan Pembinaan Jabatan Fungsional Pegawai Negeri Sipil. Serta Permenpan RB Nomor 28 Tahun 2019 tentang Penyetaraan Jabatan Administrasi ke Dalam Jabatan Fungsional.

“Itu yang melatari pelantikan saat ini. Harapan saya seluruh ASN baik yang dilantik sekarang maupun yang sudah dilantik sebelumnya, serta seluruh ASN, untuk tetap semangat dalam mengabdikan diri sesuai dengan tupoksi yang menjadi tanggung jawabnya sebagai seorang pejabat,” katanya kepada wartawan usai pelantikan di Balai Kota, Jumat (31/12).

Dijelaskannya, Pemkot Depok membutuhkan aparatur pemerintah yang mampu bekerja keras, bersinergi dengan masyarakat untuk melakukan percepatan pelaksanaan program kegiatan yang telah ditetapkan. Sebab, imbuhnya, Kota Depok sudah bertekad menjadi salah satu Kota Cerdas atau Smart City dari 100 kabupaten/kota se-Indonesia.

“Sehingga saya perlu tegaskan di sini bahwa rotasi, mutasi, ataupun promosi ini bukan sikap gagah-gagahan. Sekali lagi rotasi, mutasi, ataupun promosi ini bukanlah untuk gagah-gagahan. Hal ini sebagai bagian dinamisasi penyegaran dan penyesuaian kebutuhan personil dalam organisasi birokrasi yang pelaksanaannya telah sesuai dengan prosedur dan ketentuan perundang-undangan,” jelasnya.

Untuk itu Idris berharap, para pajabat yang baru saja dilantik untuk segera beradaptasi di lingkungan kerjanya. Kemudian, membangun koordinasi, komunikasi, dan kerja sama yang efektif secara berjenjang, ciptakan suasana kerja yang kondusif dan pupuk kerja sama yang baik di antara pimpinan dan staf di unit kerja masing-masing.

“Saya ingatkan berulang kali, kita tidak butuh munculnya superman. Tapi kita butuh super tim yang terdiri dari orang-orang di antara kita yang memang super dan egaliter dan orang-orang yang mungkin biasa-biasa saja, tetapi meraka menjadi tim yang luar biasa dengan semboyan ‘ACDC’, ASN Champion Depok Champion,” tandasnya.

Recent Posts

Puan Pimpin Rapat Paripurna Soal RAPBN 2027 Hingga Persetujuan Calon BS OJK

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani memimpin Rapat Paripurna DPR dengan sejumlah agenda.…

4 jam yang lalu

Soroti Dinamika Jelang Muktamar NU, IKA PMII UI Dorong Gus Hery Maju Ketum PBNU

MONITOR, Jakarta - Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Universitas Indonesia (IKA PMII UI) prihatin…

6 jam yang lalu

Catatan IPW di HUT Ke-80 Bhayangkara: Reformasi Polri, Penguatan Kompolnas, dan Fungsi Wasidik

MONITOR, Jakarta – Delapan puluh tahun perjalanan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) seharusnya menjadi momentum…

6 jam yang lalu

HUT ke-80 Polri, Komisi III DPR Harap Polisi Makin Humanis dan Responsif

MONITOR, Jakarta - Dalam rangka HUT ke-80 Polri yang diperingati setiap tanggal 1 Juli, Anggota…

9 jam yang lalu

PPIU Diminta Tertibkan Kedatangan dan Bagasi Jemaah Umrah di Terminal 2F

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melalui Direktorat Bina Haji Khusus dan Umrah meminta…

10 jam yang lalu

Kemenag Dorong PSGA Jadi Pusat Rujukan Nasional Gender dan Anak, Garda Terdepan Kampus Bahagia Tanpa Kekerasan

MONITOR, Cirebon — Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Kamarudin Amin, menegaskan bahwa Pusat Studi Gender dan Anak…

12 jam yang lalu