Selasa, 25 Januari, 2022

Program Desa Ekraf Jembatani Sinergitas tiap Dinas Kabupaten Bandung

MONITOR, Bandung – Program Desa Ekonomi Kreatif yang digagas oleh KaBandung Creative Hub (KBCH) menjadi jembatan dalam membangun sinergitas tiap Dinas Kabupaten Bandung. Hal ini tampak dari Talkshow yang diselenggarakan oleh KaBandung Creative Hub dalam melakukan aktivasi Desa Batik di Buahbatu, Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung, Kamis (15/12/2021).

Menghadirkan Ketua Komite Ekonomi Kreatif KBCH, Wahyu Frayudha (Rakha Wahyu), Kepala Bidang Ekraf Dekranasda Kab. Bandung, H. Wawan A. Ridwan, S.STP., M.Si., Plt Fasilitasi  Usaha Mikro  Dinas Koperasi dan UKM Kab. Bandung,  Kabid Promosi dan Ekonomi Kreatif Mory Waskara, S.AP., dan Kasie IKP Diskominfo Kab. Bandung, Adhie Nur Indra, S.H.

Rakha Wahyu, Ketua Komite Ekonomi Kreatif KBCH, yang juga kreator batik yang sudah mematenkan karyanya melalui Batik Kina mengatakan bahwa Batik melalui motif Kina insya Allah akan menjadi identitas baru di Kabupaten Bandung, khususnya desa Buahbatu Bojongsoang.

“Dengan mengangkat batik, mudah-mudahan menjadi penggerak ekonomi kreatif di Kabupaten Bandung, “harap Rakha.

- Advertisement -

Seraya bertanya secara diplomatis, kenapa Batik, khususnya Batik Kina, menurut pencipta Batik Kina tersebut, karena Batik Kina menjadi salah satu ikon yang terdapat dalam logo Kabupaten Bandung. Ia juga mengatakan, selama setahun melakukan riset tanaman Kina di Gambung dan menghasilkan beberapa motif batik Kina yang telah dipatenkan melalui fasilitasi Bappeda Kabupaten Bandung.

Dekranasda yang membawahi kerajinan menyambut baik kehadiran motif  Batik Kina. Kabid Ekraf, Wawan A Ridwan menyampaikan bahwa setiap daerah di Kabupaten Bandung memiliki potensi UKM.

“Setiap daerah di Kabupaten Bandung memiliki potensi, dan saya berharap bahwa setiap daerah tersebut memiliki produk unggulan tematik,”ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Batik Kina produksi Buahbatu Bojongsoang perlu dipatenkan. Apalagi, tambahnya, selama ini, motif Batik Kina sebenarnya telah dikerjasamakan dengan pihak pemerintah Kabupaten Bandung.

Wawan menginisiasi bersama dengan pemerintah Kabupaten Bandung untuk menyosialisasikan kehadiran Batik Kina dari Buahbatu Bojongsoang Kabupaten Bandung tersebut yang akan menjadi produk unggulan.

Hal tersebut disambut dengan baik oleh Adhie Nur Indra, Kasie Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Kabupaten Bandung. Menurut Adhie, pihaknya akan menjadi yang terdepan dalam mempromosikan Batik Kina ini. Apalagi Batik Kine menjadi identitas Kabupaten Bandung.

Diskominfo berusaha untuk terus mendengungkan setiap potensi Kabupaten Bandung melalui kanal-kanal yang dimiliki. “Kami akan terus mendengungkan setiap potensi Kabupaten Bandung melalui google,”ujarnya.

Kehadiran Batik Kina disambut baik oleh Dinas Pariwisata, karena kehadiran komunitas kreatif akan menyinergikan setiap sektor.

“Kehadiran KBCH akan sangat membantu bidang ekraf Ketika kita bareng-bareng bersinergi dengan komunitas,”ujarnya.

“Agar berkesinambungan kami terus melakukan pembinaan terhadap UMKM sehingga terus berkelanjutan, program yang kami laksanakan mendorong agar UMKM memiliki keberlanjutan,”papar Dewi, Plt. Kabid Fasilitasi UKM Dinas Koperasi dan UKM.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER