SOSIAL

Partai Gelora Turunkan Relawan Bantu Makanan Ternak Pengungsi Semeru

MONITOR, Jakarta – Posko Kolaborasi Relawan yang didirikan oleh Blue Helmet, organisasi sayap Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia di lokasi erupsi Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur (Jatim) mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak, karena kepedulian dan inovasinya dalam misi kemanusiaan. 

Dalam misi kemanusiaan ini, Blue Helmet tidak hanya sekedar melakukan proses evakuasi atau menyalurkan bantuan kepada para korban saja, tetapi juga memberikan perhatian khusus kepada para relawan, memperhatikan kejenuhan masyarakat dan memberi makan ternak warga. 

Hal ini membuat Posko Kolaborasi Relawan Blue Helmet menjadi posko favorit masyarakat, organisasi kemasyarakatan, berbagai instansi dan para relawan. Blue Helmet mampu menciptakan berbagai inovasi dalam misi kemanusiaan, yang mungkin tidak pernah dipikirkan orang sebelumnya. 

“Setelah sebelumnya, Blue Helmet membantu kebutuhan dapur, seperti sayur mayur, bumbu dapur, tempe dan tahu. Sesuatu yang tidak dipikirkan banyak orang, karena banyak pengungsi yang protes setiap hari makan mie instan,” kata Muhammad Sirot (Gus Sirot), Ketua DPW Partai Gelora Indonesia dalam keterangannya, Senin (13/12/2021). 

Menurut Gus Sirot, Blue Helmet saat ini membuat terobosan program membantu makanan ternak. Akibat erupsi Semeru ini, banyak pengungsi yang kesulitan cari rumput. 

“Terus terang saya kagum dengan ide-ide unik Blue Helmet. Erupsi membuat rerumputan mengering, padahal hewan hewan harus tetap mendapatkan asupan makanan yang cukup,” katanya. 

Peluang ini kemudian ditangkap oleh Blue Helmet, selain memberi makan ternak, para pengungsi juga mendapatkan penghasilan selama berada di pengungsian. “Itung itung menggerakkan ekonomi pengungsi,” katanya. 

Blue Helmet, kata Gus Sirot, membeli rumput dari para pengungsi. Para pengungsi mencari rumput di luar dari terdampak erupsi Semeru, hingga terkumpul satu truk setiap hari. 

“Kita beli rumput dari para pengungsi. Mereka mencari rumput jauh dari daerah terdampak lalu dijual ke Blue Helmet. Alhamdulillah, setiap hari kita membeli rumput 1 truck. Program ini sudah jalan sejak tanggal 9 Desember lalu,” ungkapnya. 

Recent Posts

Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji Khusus Berhak Lunas 1448 H/2027 M

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia resmi merilis Daftar Jemaah Haji…

9 jam yang lalu

OASE III PTKIN di UIN Sunan Kalijaga, Mahasiswa Kembangkan Inovasi Pengelolaan Limbah dan Pemanfaatan Sumber Daya Berbasis Ekoteologi

MONITOR, Yogyakarta - Kompetisi OASE III PTKIN 2026 di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, berbagai cabang…

9 jam yang lalu

OASE III PTKIN 2026 Berakhir Gemilang: Bukti Kampus Islam Siap Bersaing di Kancah Sains dan Teknologi Global

MONITOR, YOGYAKARTA — Ajang bergengsi Olimpiade Agama, Sains, dan Riset Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri…

1 hari yang lalu

Belajar dari Kampus Peringkat Kedua Nasional THE, PTKIS Perkuat Sistem Penjaminan Mutu Internal

LPM UIN Sunan Kalijaga Berbagi Strategi Implementasi SPMI Berdasarkan Permendiktisaintek Nomor 10 Tahun 2026 MONITOR,…

2 hari yang lalu

Soroti 7 Persoalan Tata Kelola, Rokhmin Dahuri Dorong Reformasi Cagar Biosfer Indonesia

MONITOR, Wakatobi - Pengakuan UNESCO terhadap suatu kawasan sebagai cagar biosfer tidak otomatis menjamin keberhasilan…

2 hari yang lalu

Hasil Ubinan BPS, Panen Padi di Cirebon Tembus 9,2 Ton per Hektare berkat Aplikasi Pureplant

MONITOR, Cirebon - Hasil panen padi petani di Blok Makam Kidul, Desa Ujunggebang, Kecamatan Susukan…

2 hari yang lalu