PERISTIWA

Gunung Semeru Semburkan Awan Panas

MONITOR, Lumajang – Gunung Semeru yang terletak di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur erupsi pada Sabtu (04/12/2021) siang. Hingga kini belum diketahui terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Berdasarkan pantauan video yang beredar, gumpalan awan panas tampak membumbung tinggi. Sementara itu, warga yang melihat letusan tersebut berlari menyelamatkan diri.

Informasi yang diperoleh, pihak BPBD setempat, TNI/Polri bersama instansi lainnya masih berupaya mengevakuasi warga yang tinggal di sekitar lereng Gunung Semeru.

Sementara, menurut keterangan tertulis dari Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jawa Timur yang didapatkan melalui pesan singkat, hingga pukul 15:30 WIB dinyatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Recent Posts

Wacana Ambang Batas 5 Persen, Partai Gelora Minta Kader Fokus Syarat Verifikasi Parpol

MONITOR, Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia meminta seluruh pengurus…

1 jam yang lalu

Peternak NTB Tak Sendiri, Kementan Bersama Pemda Perkuat Perlindungan Ternak

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) bersama pemerintah daerah memperkuat pengendalian Penyakit Mulut dan Kuku…

2 jam yang lalu

KUMITRA Buka Akses Usaha Mikro Aceh ke Rantai Pasok Ritel

NONITOR, Aceh – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperluas akses pasar bagi usaha…

3 jam yang lalu

Kamenaker: Kompetensi dan Bahasa Jadi Bekal Kerja ke Jepang

MONITOR, Banyuwangi — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menekankan pentingnya kompetensi dan kemampuan bahasa…

5 jam yang lalu

Kementerian UMKM dan Kemendag Perluas Akses Ekspor Produk Lokal Lewat InaExport

MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama Kementerian Perdagangan (Kemendag) berkolaborasi memperluas…

8 jam yang lalu

Kick Off Hari Santri 2026, Menag: Santri Jangan Jadi Penonton, Harus Ikut Menentukan Masa Depan Indonesia

MONITOR, Jakarta — Menteri Agama (Menag) Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar menegaskan bahwa santri tidak boleh…

8 jam yang lalu