Ketua DPR RI, Puan Maharani (foto: ist)
MONITOR, Jakarta – Ketua DPR RI Puan Maharani menilai kebijakan pemerintah menutup sementara pintu bagi WNA, yang mempunyai riwayat perjalanan dari negara Afrika maupun Hong Kong, serta menambah durasi karantina guna mencegah masuknya varian Covid-19 Omicron sudah tepat.
Dikatakan Puan, aturan karantina tersebut memang seharusnya tidak boleh hanya baik di atas kertas, tetapi harus sampai ke pelaksanaannya.
“Pengawasan ekstra sangat diperlukan. Kita tidak ingin kondisi Indonesia kembali memburuk akibat kurangnya mitigasi,” ujar Puan Maharani, dalam keterangannya.
Legislator PDI Perjuangan ini menambahkan, pemantauan risiko varian baru ini harus dilakukan, sebab vaksinasi diketahui bisa menjadi salah satu jawaban dalam menghadapi varian baru itu.
“Oleh karenanya, percepatan program vaksinasi di Indonesia mutlak dilakukan,” tandas cucu Bapak Proklamator Soekarno ini.
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperkuat kompetensi dan pelindungan pekerja sebagai respons terhadap…
MONITOR, NTT - Kementerian Agama menyalurkan bantuan berupa 1.000 school kit dan 16 Temporary Learning Space…
MONITOR, Jakarta - Dalam upaya memperkuat kerja sama akademik internasional dan pemahaman lintas budaya, Universitas…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak gempa bumi…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI memfasilitasi mediasi antara mitra pemasaran selaku…
MONITOR, Medan — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Kementerian UMKM) memperkuat ekosistem kewirausahaan melalui…