Ketua DPR RI, Puan Maharani (foto: ist)
MONITOR, Jakarta – Ketua DPR RI Puan Maharani menilai kebijakan pemerintah menutup sementara pintu bagi WNA, yang mempunyai riwayat perjalanan dari negara Afrika maupun Hong Kong, serta menambah durasi karantina guna mencegah masuknya varian Covid-19 Omicron sudah tepat.
Dikatakan Puan, aturan karantina tersebut memang seharusnya tidak boleh hanya baik di atas kertas, tetapi harus sampai ke pelaksanaannya.
“Pengawasan ekstra sangat diperlukan. Kita tidak ingin kondisi Indonesia kembali memburuk akibat kurangnya mitigasi,” ujar Puan Maharani, dalam keterangannya.
Legislator PDI Perjuangan ini menambahkan, pemantauan risiko varian baru ini harus dilakukan, sebab vaksinasi diketahui bisa menjadi salah satu jawaban dalam menghadapi varian baru itu.
“Oleh karenanya, percepatan program vaksinasi di Indonesia mutlak dilakukan,” tandas cucu Bapak Proklamator Soekarno ini.
MONITOR, Sragen — Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI, Maman Abdurrahman, mengapresiasi langkah Pemerintah…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA) resmi membuka pendaftaran…
MONITOR, Makkah — Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak, menyebut pengelolaan pembayaran dam…
MONITOR, Jakarta - Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq menegaskan bahwa semangat…
MONITOR, Jakarta - Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026 harus dimaknai bukan sekadar seremoni historis…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah mematangkan skema pergerakan jemaah pada fase puncak haji…