Pengamat politik Adi Prayitno (foto: Asep Monitor)
MONITOR, Jakarta – Partai Gerindra DKI Jakarta disebut tak maksimal dalam mempublikasikan kegiatan positif partai. Hal tersebut bisa dilihat dari minimnya jumlah media yang mempublikasi kegiatan positif Partai Gerindra DKI tersebut.
Pernyataan ini diungkapkan oleh pengamat politik, Adi Prayitno, saat menjadi pembicara dalam Forum Group Discussion (FGD) Partai Gerindra Jakarta, Selasa (30/11).
Menurut Prayitno, untuk bisa memenangkan kontestasi Pemilu 2024, seharus Partai Gerindra DKI lebih banyak melakukan kegiatan-kegiatan sosial yang bersentuhan dengan masyarakat apalagi di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang.
“Dan kegiatan sosial tersebut juga harus secara masif dipublikasi ke media agar membawa dampak positif yang luar biasa juga,” terangya.
Seolah menyindir, Prayitno pun menilai konsolidasi dan instruksi DPP Gerindra belum terlalu masif. Kata dia, banyak kader Partai Gerindra yang duduk di legislatif maupun eksekutif kurang begitu maksimal mempublikasikan agenda positif mereka yang bersentuhan dengan masyarakat.
“Mulai dari kegiatan donor darah, vaksinasi, bantuan sembako dan sebagainya. Sebagai pembuat keputusan, seharusnya DPP menggenjot kadernya agar mempublikasikan agenda positifnya, sehingga masyarakat mengetahui peran mereka di pemerintahan,” imbuhnya.
Bahkan Prayitno pun mengusulkan, untuk menunjang kegitan sosial partai yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, kantor-kantor Gerindra yang tersebar di wilayah DKI Jakarta bisa dijadikan posko-posko pelayanan masyarakat.
“FGD ini menjadi penting supaya Gerindra DKI Jakarta tentu semakin terstruktur dan masif, karena sejauh ini sifatnya spontanitas. Itu adalah inisiatif para kader dan aktivis (untuk mempublikasi kegiatannya),” pungkasnya.
Diketahui, untuk bisa memenangkan ‘pertempuran’ di Pemilu 2024 Partai Gerindra Jakarta, mulai memanaskan mesin politiknya. Salah satunya, dengan rutin menggelar Focus Group Discussion (FGD).
“FGD ini kami buat rutin dua minggu sekali, setiap hari selasa,” ujar Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Jakarta, Syarif, usai Acara FGD, di Kantor Gerindra Jakarta, Selasa, (30/11).
Dikatakan Syarif, FGD yang digelar Partai Gerindra Jakarta ini, tema yang akan dibahas nantiya akan dikemas dengan situasi yang berkembang di masyarakat.
“Seperti FGD yang digelar hari ini, tema yang diambil Mencari Permodelan Gerakan Partai Politik di Era Pandemi Covid-19 di DKI Jakarta,” ungkapnya.
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia menyambut baik fatwa yang dikeluarkan oleh…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar meminta para pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam untuk…
MONITOR, Jakarta - Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kementerian Agama, Kementerian Agama, Arsad…
MONITOR, Cirebon - Rokhmin Dahuri menegaskan pentingnya konsep itqan sebagai fondasi etos kerja Islami yang…
MONITOR, Jakarta - Harga Patokan Ekspor (HPE) komoditas konsentrat tembaga (Cu ≥ 15 persen) ditetapkan…
MONITOR, Kediri - Kementerian Agama menggelar kegiatan ‘Takjil Pesantren: Talkshow dan Ngaji Bareng Santri’ di…