MEGAPOLITAN

Dapat Dana Hibah 1,2 Miliar, Ini Reaksi Bamus Pimpinan Haji Oding

MONITOR, Jakarta – Badan Musyawarah (Bamus) Suku Betawi 1982 pimpinan Zainudin alias Haji Oding, tak mempersoalkan dana hibah Rp 1,2 miliar yang diberi Pemprov DKI di tahun 2022. Padahal, angka tersebut lebih kecil bila dibanding dengan dana hibah yang diberikan Pemprov DKI kepada Bamus Betawi pimpinan Lulung Lunggana alias Haji Lulung yang nilainya mencapai Rp 3 miliar

“Buat kami tidak masalah meskipun hanya mendapat dana hibah Rp 1,2 miliar, kami tetap bersyukur paling tidak Pemprov DKI masih memberi perhatian kepada kami,”ujar Sekretaris Jenderal Bamus Suku Betawi 1982 Muhammad Ikhsan Minggu (28/11).

Dikatakannya, pihaknya tidak terlalu memusingkan nilai hibah yang diberikan pemerintah daerah. Selama prosesnya sesuai aturan dan mekanisme yang benar, Ihsan mensyukuri hal itu.

Apalagi pemberian dana hibah ini turut membuktikan bahwa keberadaan Bamus Suku Betawi 1982 memang benar-benar diakui oleh pemerintah. Ikhsan juga mengucapkan terima kasih atas perhatian Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan beserta jajarannya yang berkaitan dengan proses hibah, dan DPRD DKI Jakarta yang menyetujui anggaran tersebut.

“Buat kami apapun yang dilakukan selama itu sesuai prosedur kami terima,”terangnya.

Menurutnya ada beberapa program yang telah disusun 2022 oleh Bamus Suku Betawi 1982 mendatang, di antaranya bidang hukum, kepemudaan dan penguatan sanggar. Kata dia, dalam Bamus Suku Betawi 1982 ini berhimpun dua ormas besar, yaitu Forum Betawi Rempug (FBR) dan Forum Komunikasi Anak Betawi (Forkabi).

Kedua ormas itu, lanjut Ihsan tidak pernah mendapat hibah dari pemerintah daerah. Dia berharap, program yang disusun melalui Bamus Suku Betawi 1982 dapat memperkuat konsolidasi antarormas, sekaligus bersinergi dengan Pemerintah DKI Jakarta.

“Mudah-mudahan kami bisa menjalankan program yaang memang sudah disusun sebelumnya, hingga ujungnya bagaimana kaum Betawi bisa terangkat harkat dan martabatnya,” ucapnya.

Seperti diketahui, Kesbangpol DKI Jakarta mengajukan anggaran hibah senilai Rp 4,2 miliar, dengan rincian Bamus Betawi Rp 3 miliar dan Bamus Suku Betawi 1982 Rp 1,2 miliar pada 2022 mendatang. Anggaran itu diajukan dalam dokumen kebijakan umum anggaran dan prioritas plafon anggaran sementara (KUA-PPAS) untuk anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2022.

Dalam rapat KUA-PPAS, Komisi A DPRD DKI Jakarta memutuskan agar pembagian dana hibah dilakukan secara merata dengan masing-masing mendapatkan Rp 2,1 miliar. Namun setelah melakukan pendalaman lagi, besaran dana hibah diberikan sesuai pengajuan awal yaitu Bamus Betawi Rp 3 miliar dan Bamus Suku Betawi 1982 sebesar Rp 1,2 miliar.

Recent Posts

Jasa Marga Integrasikan Perangkat WIM, RFID Reader dan ANPR ke Sistem BLUe Kemenhub untuk Dukung Zero ODOL 2027

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkuat komitmennya untuk menghadirkan jalan tol yang lancar,…

9 jam yang lalu

Kemnaker: 46.160 Peserta Mulai Ikuti MagangHub Angkatan II Batch 1

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi memulai Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Lulusan Perguruan Tinggi…

10 jam yang lalu

Kementerian UMKM dan OJK Sepakat Akselerasi Pembiayaan dan Perluasan Pasar UMKM

MONITOR, Jakarta - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK)…

10 jam yang lalu

DPR Dorong Maksimalkan Penggunaan Teknologi untuk Padamkan Kebakaran di Kawasan Bromo

MONITOR, Jakarta - Anggota Komis IV DPR RI, Daniel Johan menyesalkan terjadinya kebakaran hebat di…

13 jam yang lalu

Sidak Kemenhaj Jakarta Timur, Wamenhaj Dahnil Tegaskan Tak Ada Toleransi untuk Penyimpangan Haji

MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak melakukan inspeksi mendadak…

18 jam yang lalu

Puan Minta Kebakaran Bromo Segera Ditangani Total, Ingatkan Pentingnya Keselamatan Warga dari Karhutla

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong Pemerintah segera menyelesaikan persoalan kebakaran hutan…

1 hari yang lalu