MEGAPOLITAN

Singgung Rencana Reuni 212, Wagub DKI: Pikir Ulang!

MONITOR, Jakarta – Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, meminta kepada pihak Persaudaraan Alumni (PA) 212 untuk memikirkan kembali rencana kegiatan Reuni 212, pada awal Desember 2021 mendatang. Pasalnya, situasi masih masa pandemi COVID-19, dikhawatirkan berpotensi menimbulkan klaster baru.

“Masih pandemi, tentu harapan kita semua kegiatan-kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan dan berpotensi penyebaran Covid-19, perlu dipikir ulang,” ujarnya di Jakarta, Senin (8/11).

Menurutnya, kasus Covid-19 masih ada di Jakarta dan dapat menyerang siapun dan kapanpun disaat masyarakat lengah menjalankan protokol kesehatan. Maka dari itu panitia PA 212 untuk mempertimbangkan lagi acara tahunan tersebut sampai Jakarta betul-betul aman.

Ia bilang, meskipun Jakarta sudah memasuki PPKM Level 1 tidak berarti dapat membuat acara yang menimbulkan banyak orang. PA 212 harus dikaji lagi sehingga tidak berpotensi menyebarkan kasus virus corona.

“Kita bersyukur, tapi tidak serta merta kemudian kita bebas melakukan kegiatan-kegiatan seperti sebelum ada pandemi,” paparnya.

Menurut Mantan anggota DPR RI Fraksi Gerindra ini, di penghujung tahun harus menjadi kerja keras pemerintah dan masyarakat untuk tidak abai dalam melaksanakan prokes karen banyak hari libur seperti Natal dan Tahun Baru yang menjadi moment berkumpul. Apalagi ditambah adanya pelonggaran penurunan level 1.

“Sekalipun vaksinnya sudah tinggi namun kami minta seluruh masyarakat tetap berada di rumah, karena rumah adalah tempat terbaik kita untuk terbebas dari Covid-19,” paparnya.

Jadi, ucap dia, kegiatan-kegiatan apapun yang dapat menyebabkan kerumunan tentu harus dipertimbangkan. Untuk sebaik-baiknya untuk dipikirkan kembali, agar tidak menjadi klaster baru penyebaran COVID-19.

“Tentu harus kita pertimbangkan baiknya untuk dipikirkan kembali agar tidak menjadi kluster baru covid,” paparnya.

Terlebih Pemprov DKI saat ini belum membuka Monumen Nasional (Monas) dibuka untuk umum.

Recent Posts

Pakar Intelijen: Hormati Kewenangan Antar-Lembaga, Jangan Ganggu Proses Penegakan Hukum

MONITOR, Jakarta – Pakar Intelijen, Pertahanan, dan Keamanan, Ngasiman Djoyonegoro, mengingatkan seluruh lembaga negara agar…

2 jam yang lalu

SETARA Institute Desak Presiden Evaluasi Dugaan Keterlibatan Oknum TNI dalam Penanganan Kasus Korupsi

MONITOR, Jakarta – Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Hendardi, meminta Presiden Prabowo Subianto turun tangan…

6 jam yang lalu

Legislator Soal Polri Bongkar 3 Kasus Korupsi: Tegakkan Hukum Dengan Adil

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Benny K Harman mendukung pengusutan 3 kasus…

15 jam yang lalu

Komisi IX DPR Minta Ada Pembenahan Sistem PPDS Buntut Dokter Meninggal Diduga Dampak Bullying

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher menyoroti insiden meninggalnya seorang…

15 jam yang lalu

Pemuda Banten Bersatu Dukung Polri Berantas Korupsi

MONITOR, Jakarta - Organisasi kepemudaan Pemuda Banten Bersatu menyampaikan pernyataan sikap terkait upaya pengusutan kasus…

23 jam yang lalu

Indonesia Tandatangani Tujuh MoU pada INNOPROM 2026 untuk Tembus Pasar Eurasia

MONITOR, Jakarta - Pemerintah Republik Indonesia terus mendorong perluasan jaringan pasar industri domestik ke kancah…

1 hari yang lalu