Ilustrasi: Penganiayaan
MONITOR, Depok – Seorang bapak di Kota Depok berinisial RH tega menganiaya anak kandungan sendiri, KL. Akibatnya, bocah berusia 8 tahun tersebut mengalami luka lebam di bagian wajah.
HN (46), ibu kandung KL menceritakan, peristiwa penganiayaan tersebut terjadi pada Jumat (05/11/2021) sore, saat anandanya sedang bermain di luar rumah bersama temannya.
“Kejadiannya kemarin. Lagi main, tiba-tiba, dianterin tetangga dalam kondisi mukanya sudah bonyok. (Dianiaya) sama bapaknya,” kata HN saat membuat laporan di Mapolres Depok, Sabtu (06/11).
HN menjelaskan, perlakuan kasar RH kerap diterima oleh anaknya. Bahkan, kakak KL (sudah almarhum) pun pernah mengalami perlakuan serupa.
“Sering (perlakuan kasar terhadap anaknya),” tegasnya.
Dari pengakuan KL, lanjut HN, KL dipukuli bapaknya dengan menggunakan tangan kosong. Diduga saat melakukan RH dalam kondisi mabuk.
“Katanya dipukul pakai tangan kosong, terus dijedotin ke tembok, (untuk pastinya) saya nggak tau kejadiannya seperti apa, yang tau cuma dia (KL),” ungkapnya.
Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKBP Yogen Heroes Baruno mengatakan, kasus penganiayaan yang dilakukan RH terhadap anaknya KL, saat ini telah ditangani oleh Polres Metro Depok. Sang anak pun telah melakukan visum.
“Korban mengalami luka lebam pada bagian wajah dan mata, sakit dan benjol pada kepala dan sakit pada dada,” katanya.
Untuk itu, terduga pelaku terancam Pasal 44 UU RI No. 23 Tahun 2004 tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara.
MONITOR, Jakarta - Komisi III DPR RI mengutuk keras kasus kekerasan yang mengakibatkan meninggalnya Nizam…
MONITOR, Bandung – PT Jasa Marga melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division kembali melaksanakan pemeliharaan…
MONITOR, Jakarta - Sebanyak 98.036 guru binaan Kementerian Agama, baik PNS maupun bukan PNS, akhir…
MONITOR, Jakarta - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani…
MONITOR, Palu - Resonara menggelar diskusi bertajuk “Ngaji Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak” di Kota…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menanggapi insiden warga negara asing yang memprotes kegiatan tadarus pada…