BUMN

PT JKC Tingkatkan Layanan di Ruas Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran

MONITOR, Jakarta – Sejak 1 April 2021, Ruas Jalan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, dan mulai 2 April 2021 sementara dioperasikan dengan tarif Rp 0,- sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat.

Selama lebih dari 6 bulan, tercatat sekitar 9,7 juta kendaraan telah melintas ruas jalan tol tersebut.

PT Jasamarga Kunciran Cengkareng (JKC) selaku anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk, yang mengelola Ruas Jalan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran sepanjang 14,19 km terus melakukan upaya perbaikan di setiap bidang layanan jalan tol, yaitu layanan transaksi, layanan lalu lintas dan layanan konstruksi.

Direktur Utama PT JKC Agung Widodo menyatakan, hal ini dilakukan sebagai komitmen dalam melakukan peningkatan standar pelayanan minimal jalan tol serta memberikan manfaat aspek kelancaran, keamanan, dan kenyamanan, serta aspek keselamatan bagi pengguna jalan.

“Peningkatan pada layanan transaksi antara lain menyediakan 5 lajur reversible (fungsi 1 lajur 2 arah), layanan isi ulang saldo uang elektronik (mesin top up), mobile reader, dan menempatkan petugas customer service untuk bantu tapping pada waktu padat,” ujar Agung.

Sementara itu, Agung menambahkan, di bidang layanan lalu lintas antara lain penyiagaan jumlah armada jalan tol, pemasangan Smart CCTV (di jalur dan gerbang tol), VMS (jalur dan akses masuk), digital map yang berfungsi untuk memantau kepadatan lalu lintas serta sigap dalam memberlakukan rekayasa lalu lintas untuk memberikan kelancaran pengguna jalan pada saat kepadatan lalu lintas maupun sedang ada pekerjaan pemeliharaan.

“Sedangkan untuk layanan pemeliharaan, diantaranya mempertahankan kualitas jalan dengan perbaikan kondisi ( expansion joint ), melakukan penutupan lubang dengan metode grouting, pemeliharaan kondisi drainase, penataan landscape, dan pemasangan lampu PJU LED,” tambahnya.

Ruas Jalan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran hadir sebagai alternatif pengguna jalan wilayah Jabodetabek khususnya dari Tangerang Raya menuju Bandara Soekarno – Hatta, dan terintegrasi dengan Jalan Tol Prof.Dr.Ir. Soedijatmo melalui Benda Junction, serta Jalan Tol Jakarta-Tangerang dan Jalan Tol Kunciran-Serpong melalui Kunciran Junction. 

“Jalan tol ini juga diharapkan dapat mempersingkat waktu dan jarak tempuh menuju Bandara Soekarno – Hatta serta memberikan multiplier effect terhadap pertumbuhan ekonomi dan kawasan pada Kota Tangerang dan sekitarnya,” imbuhnya.

Ruas Jalan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran memiliki 2 Junction yaitu Benda Junction dan Kunciran Junction, serta memiliki 12 Gerbang Tol yaitu GT Benda Utama, GT Tanah Tinggi 1, GT Tanah Tinggi 2, GT Buaran Indah 1, GT Buaran Indah 2, GT Pinang 1, GT Pinang 2, GT Pinang 3, GT Pinang 4, GT Kunciran 6, GT Kunciran 7, dan GT Kunciran 8.

Selain itu, Jalan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran ini menggunakan sistem pembayaran tertutup, atau pengguna jalan akan melakukan 2 kali tapping uang elektronik (e-toll). Tapping pertama pada saat memasuki jalan tol untuk mengetahui asal gerbang, dan tapping kedua untuk pembayaran tol, yang dilakukan pada gerbang keluar. PT JKC mengimbau kepada pengguna jalan untuk menggunakan 1 kartu e-toll yang sama pada saat tapping masuk dan keluar jalan tol dan melakukan pengecekan saldo e-toll secara berkala.

Recent Posts

Kunjungi Kelompok Ternak Canghegar, Tenaga Ahli Menteri Pertanian Dengar Langsung Keluhan Peternak

MONITOR, Bogor – Tenaga Ahli Menteri Pertanian, Dr. Pamuji Lestari, melakukan kunjungan kerja sekaligus monitoring…

1 jam yang lalu

Puan Tegaskan PLN Harus Mitigasi Dampak Pemadaman Listrik Bergilir

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong PT PLN (Persero) untuk memitigasi dampak…

1 jam yang lalu

4.000 Buruh Pemasok Sepatu Nike Dirumahkan, Waka Komisi IX DPR Dorong Optimalkan Jaring Pengaman Bagi Pekerja

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komis IX DPR RI, Yahya Zaini menyoroti informasi mengenai 4.000…

1 jam yang lalu

Komnas Haji Pertanyakan Urgensi Perluasan Kewenangan OJK Awasi Dana Haji

MONITOR, Ciputat – Komnas Haji mempertanyakan dasar hukum, urgensi, serta landasan filosofis dan sosiologis dari…

5 jam yang lalu

Outlook Ketenagakerjaan 2026 Petakan Tantangan dan Proyeksikan Jutaan Peluang Kerja

MONITOR, Jakarta — Outlook Ketenagakerjaan 2026 yang disusun Badan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan (Barenbang Ketenagakerjaan)…

6 jam yang lalu

Komisi III DPR Desak Pelaku Penyekapan Perempuan Segera Ditangkap dan Dijerat Pasal Berlapis

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mendesak kepolisian segera menangkap dan memproses…

7 jam yang lalu