PERTANIAN

Peran Penting Lumbung Pangan sebagai Cadangan Pangan Masyarakat

MONITOR, Serang – Salah satu langkah strategis Kementerian Pertanian untuk menjamin penyediaan pangan bagi 273 juta penduduk Indonesia, adalah melalui penguatan Lumbung Pangan Masyarakat (LPM).

Demikian dikatakan PLT Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian Sarwo Edhy, dalam arahannya pada acara penandatanganan komitmen penguatan lumbung pangan oleh Gapoktan Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat (PUPM) di Serang, Banten, Jumat (29/10/2021).

Menurut Sarwo, penguatan lumbung pangan ini sangat penting, untuk memantapkan cadangan pangan masyarakat dan mewujudkan Ketahanan Pangan Nasional.

“Lumbung ini juga sangat bermanfaat untuk mengantisipasi terjadinya krisis/kerawanan pangan, gangguan produksi pada musim hujan, kemarau dan eksplosif hama penyakit tanaman, karena itu saya minta kepada para Kepala Dinas untuk benar-benar memperhatikan keberadaan lumbung di wilayahnya,” tambah Sarwo Edhy.

Upaya mengembangkan lumbung pangan masyarakat ini sejalan dengan arah kebijakan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, agar stabilitasi ketersediaan harga pangan selalu aman terkendali.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten Aan Muawanah mengatakan, keberadaan lumbung pangan diwilayahnya terus dibangun dan ditingkatkan fungsinya, terutama sebagai cadangan pangan. Jadi, lumbung ini sangat penting, baik untuk mengatasi masalah pangan maupun bencana termasuk pandemi covid-19.

“Dengan adanya cadangan pangan, kami akan dengan mudah menyalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, sehingga tidak terjadi masalah pangan, baik ketersediaan, harga maupun penanganan rawan pangan,” tambah Aan Muawanah.

Dalam paparannya dihadapan para kepala Dinas dan Gapoktan, Kepala Pusat Ketersediaan dan Kerawanan Pangan Andriko Noto Susanto juga mengingatkan pentingnya peranan lumbung pangan.

“Lumbung yang dibangun harus dirawat agar berkesinambungan. Ini penting. Karena kita tidak hanya menanam, terus panen, tetapi juga harus disimpan sebagai cadangan pangan,” pesan Andriko.

Untuk penguatan Lumbung Pangan Masyarakat kedepan, para anggota Gapoktan telah menandatangani komitmen mendukung cadangan pangan masyarakat melalui lumbung pangan masyarakat, dengan menyediakan, menjaga dan mengelola stok cadangan pangan yang tersedia di gudang sebesar 5 ton beras atau 10 ton gabah.

“Kami sangat berterimakasih atas bantuan pemerintah ini. Dan kami akan terus menjaga dan mengembangkan lumbung pangan tidak hanya mengisi tapi juga mengembangkan sebagai usaha bisnis yang menguntungkan,” ujar Sudarno Ketua Kelompok Tani Sumber Maju.

Recent Posts

Indonesia Naik ke Peringkat 123 FIFA, Erick Thohir: Bismillah 100 Besar Dunia

MONITOR, Jakarta - Kabar baik datang bagi Timnas Indonesia. Dua pertandingan yang telah dilalui di…

1 jam yang lalu

JMM Apresiasi Gerak Cepat Menteri Imipas Realisasikan Penjara Khusus Koruptor

MONITOR - Analis Sosial Politik dan Komunikasi Kebijakan Publik Syukron Jamal mendukung dan mengapresiasi gerak…

5 jam yang lalu

Sikap DPR soal Penghapusan SKCK Berarti Buat Rakyat

MONITOR, Jakarta - Usulan penghapusan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang diusulkan oleh Kementerian Hak…

7 jam yang lalu

Pantauan Volume Lalu Lintas Transaksi Gerbang Tol di Ruas Tol Jabodetabek dan Jawa Barat pada Libur Lebaran Idulfitri 2025

MONITOR, Jakarta - Pada hari Rabu, 02 April 2025 atau H+1 Idulfitri 1446H, Jasamarga Metropolitan…

7 jam yang lalu

Pastikan Pengendalian PMK Optimal saat Lebaran, Petugas Keswan Siaga 24 Jam 7 Hari

MONITOR, Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan pengendalian penyakit mulut dan kuku (PMK) tetap optimal…

11 jam yang lalu

Inilah Pemenang Sejati dari Kemenangan ini?

Oleh: Ahmad Zainul Hamdi Setelah takjil dan shalat maghrib berjamaah, kami makan bersama mengelilingi sebuah…

14 jam yang lalu