Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon (dok: Goriau)
MONITOR, Jakarta – Kritik terus menghujani Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, usai dirinya melontarkan pernyataan bahwa Kementerian Agama merupakan hadiah bagi Nahdlatul Ulama (NU). Sikap Menag sangat disayangkan karena mendahulukan kepentingan satu golongan.
Pernyataan kontroversial itu berawal adanya perdebatan kecil di kementerian ketika mendiskusikan soal Kementerian Agama. Gus Yaqut, demikian panggilan Menag, memiliki keinginan untuk mengubah logo atau tagline Kementerian Agama ‘Ikhlas Beramal’.
Perdebatan kemudian berlanjut menyoal sejarah asal usul Kementerian Agama. Gus Yaqut menyebut tentang ustaz yang ketika itu tidak setuju jika Kementerian Agama harus menaungi semua agama.
Menanggapi kontroversi Menag belakangan ini, Politikus Gerindra Fadli Zon pun geram. Ia mempertanyakan bagaimana nasib Kementerian Agama kedepan jika dipimpin Yaqut.
Ketua BKSAP DPR RI pun mengusulkan agar Yaqut dicopot dari jabatn Menteri Agama.
“Menteri kayak gini dicopot segera saja. Legacy apa yang mau ditinggalkan di Kementrian agama?” tandas Fadli Zon, dalam keterangannya.
MONITOR, Jakarta – Pemerintah mempercepat pemerataan pasokan protein hewani nasional melalui pembangunan ekosistem hilirisasi ayam…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian menegaskan komitmennya dalam upaya memperkuat industri baja nasional sebagai salah satu sektor…
MONITOR, Den Haag — Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perdagangan terus memperluas akses pasar rempah dan produk…
MONITOR, Bogor - Di tengah padatnya kawasan hunian di Komplek Perumahan Arya Green Residence, Tajur…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berupaya mempercepat pemulihan ekonomi pengusaha…
MONITOR, Jakarta — Sebanyak lima Satuan Kerja (Satker) di lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI) berhasil meraih…