Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana. (Foto: Boy Rivalino)
MONITOR, Depok – Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana, memastikan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTM) secara terbatas tetap berlanjut.
Hal tersebut disampaikannya guna merespons adanya temuan kasus satu siswa positif Covid-19 di SMPN 10, Kecamatan Sawangan, beberapa waktu lalu.
“PTMT akan terus dilakukan,” ujar Dadang Wihana, kepada wartawan, usai menghadiri rapat evaluasi PTM secara terbatas dan sinkronisasi data capaian vaksinasi Covid-19 di Kota Depok, di Balai Kota, dikutip Sabtu (23/10).
Dirinya menjelaskan, siswa tersebut tidak terpapar dari lingkungan sekolah, melainkan dari lingkungan rumah. Atas temuan itu, langsung dilakukan Testing, Tracing dan Treatment (3T) di sekolah yang bersangkutan.
“Tracing kepada meraka yang terpapar, lalu yang kontak erat dilakukan testing kemarin kepada 92 orang yang diswab antigen dan dilakukan penelusuran terhadap kasus tersebut,” jelasnya.
Dadang menegaskan, hingga saat ini sekolah yang kegiatan PTM-nya dihentikan sementara hanya di SMPN 10. Keterlibatan orang tua juga diharapkan berperan aktif memantau kesehatan putra-putrinya selama mengikuti PTM.
“Kami menghimbau kepada keluarga yang misalnya anaknya ada gejala suspek Covid-19 seperti batuk, pilek, untuk tidak ikut di dalam pelaksanaan PTMT atau ada keluarganya yang terkonfirmasi positif,” tuntasnya.
MONITOR, Cisarua - Dalam rangka mempererat hubungan silaturahmi sekaligus memperkuat rasa kebersamaan, warga Perumahan Muslim Alfalaah…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi menyoroti soal polemik pengenaan tarif pajak…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi XIII DPR RI, Pangeran Khairul Saleh menyoroti program pengadaann gembok…
MONITOR, Jakarta – Anggota Komisi IV DPR RI sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kelautan…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi VIII DPR RI, Selly Andriany Gantina mengecam lagu berjudul 'Lalaki…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyatakan menghormati putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal…