PT Jasamarga Related Business (JMRB) tengah mengkaji potensi pengembangan backbone bagi fiber optic di sepanjang Jalan Tol Trans Jawa.
MONITOR, Jakarta – PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengimbau masyarakat untuk waspada dan selalu berhati-hati terhadap akun-akun media sosial palsu yang membuka lowongan pekerjaan atas nama Jasa Marga dengan modus penipuan. Hingga saat ini, Jasa Marga tidak menggelar program rekrutmen pegawai dalam bentuk apapun.
Jasa Marga memantau terdapat akun media sosial palsu di platform Instagram, dengan username @ptjasamarga_career yang saat ini berganti username menjadi @jasamarga_karir yang menyebarkan informasi palsu terkait rekrutmen di Jasa Marga. Akun tersebut menginformasikan link rekrutmen palsu yang mewajibkan pengisian data-data pribadi dan kemudian mengirimkan surat elektronik (email) yang berisikan modus penipuan berkedok rekrutmen bahwa pelamar harus mengirimkan uang dalam nominal tertentu sebagai biaya transportasi yang nantinya akan dilakukan reimbursement.
Akun palsu tersebut, @jasamarga_karir , juga secara aktif mengambil dan mempublikasikan konten resmi Perusahaan agar akun tersebut terlihat meyakinkan.
Corporate Communication & Community Development Group Jasa Marga Dwimawan Heru mengatakan bahwa, program rekrutmen hanya akan diinformasikan melalui website resmi perusahaan www.jasamarga.com dan akun media sosial resmi yaitu Instagram @official.jasamarga, Twitter @OFFICIAL_JSMR dan @PTJASAMARGA, Facebook PT Jasa Marga – Persero Tbk. serta Youtube Official Jasa Marga.
“Menanggapi informasi mengenai program rekrutmen yang mengatasnamakan PT Jasa Marga (Persero) Tbk, dapat kami sampaikan bahwa informasi tersebut adalah TIDAK BENAR atau HOAX. Saat ini, Jasa Marga sedang tidak menggelar program rekrutmen karyawan. Dan kami sampaikan juga, Jasa Marga tidak pernah melakukan pemungutan biaya apapun dalam melakukan program rekrutmen karyawan,” ujar Heru.
Jasa Marga berharap agar masyarakat dapat terlebih dahulu memeriksa kebenaran informasi melalui kanal-kanal resmi Jasa Marga yang tersedia, baik melalui website dan akun-akun media sosial.
“Mari lebih berhati-hati dalam menerima informasi di media sosial, khususnya terkait dengan rekrutmen. Lakukan cek dan ricek terlebih dahulu. Masyarakat juga dapat secara aktif berkontribusi untuk melakukan report account atas akun penipuan tersebut, dan menyebarkan informasi ini agar tidak ada lagi pihak-pihak yang dirugikan karena Jasa Marga tidak bertanggung jawab atas segala kerugian yang ditimbulkan akibat tindakan penipuan tersebut,” tutup Heru.
MONITOR, Jeddah - Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI Dahnil Anzar Simanjuntak, melakukan kunjungan ke…
MONITOR, Jakarta - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan bahwa tarif…
MONITOR, Bekasi - Upaya peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya bergantung pada kurikulum yang diterapkan, tetapi juga…
MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan bahwa tata kelola yang kuat menjadi fondasi peningkatan kualitas…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus memperkuat pengembangan industri susu nasional melalui percepatan hilirisasi, peningkatan…
MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto melakukan pergantian kepemimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN). Keputusan…