Rekaman video Mensos Tri Rismaharini memarahi salah seorang pejabat di Gorontalo
MONITOR, Gorontalo – Aksi Menteri Sosial Tri Rismaharini kembali menjadi sorotan publik. Dimana beredar sebuah video di media sosial yang menunjukkan mantan Walikota Surabaya itu memarahi pejabat di Gorontalo.
Berdasarkan sejumlah keterangan, kemarahan Risma itu dipicu karena adanya perbedaan laporan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) setempat dan data-data yang disampaikan oleh pejabat Kementerian Sosial.
Tampak jelas, seorang pria yang diduga merupakan pendamping PKH berdiri di sisi depan sebelah kanan saat Risma sedang berbicara, sembari ia sesekali melihat handphone yang dia pegang. Risma pun merespons pernyataan pria tersebut.
“Jadi bukan kita coret ya,” kata Risma sambil memegang mikrofon, seperti dalam video.
Namun tiba-tiba perhatian Risma tertuju ke pria yang berada di sisi depan sebelah kirinya. Politikus PDIP ini lalu jalan mendekati pria yang terlihat mengenakan kemeja merah, sambil menunjuk menggunakan benda seperti pulpen.
Kemarahan Risma ini dipicu ketika salah satu pendamping PKH menjelaskan ada warganya yang terdata, tapi saldonya kini tidak pernah lagi terisi. Risma diduga tak terima pihaknya disebut mencoret data penerima bansos sehingga bantuan tak tepat sasaran
“Tak tembak kamu ya, kamu tak tembak ya,” ucap Risma dengan suara keras.
MONITOR, Jakarta - Eskalasi konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran semakin memicu…
MONITOR, Lumajang - Momen Ramadhan 1447 H, kolaborasi lintas sektor antara Himpunan Kerukunan Tani Indonesia…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PPVTPP)…
MONITOR, Maros - Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan komitmennya untuk terus mengoptimalkan peran Sistem Resi…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Pertanian mengawal pengembangan hilirisasi ayam terintegrasi di Gorontalo sebagai langkah memperkuat…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) memberikan klarifikasi tegas terkait isu miring yang beredar mengenai…