BISNIS

Budidaya Cacing Tanah Penghasil Bahan Baku Obat dan Suplemen

MONITOR, Bogor – Keluar dari zona nyaman sebagai karyawan perusahaan besar, Muhamad Zidni Ilman nekat banting setir melawan gengsi dan rasa jijik dengan berbudidaya cacing tanah atau cacing lumbricus penghasil bahan baku obat dan suplemen yang bernilai ekonomi tinggi.

Tak disangka, belum genap satu tahun dari menggeluti usaha budidaya tersebut, Ilman sudah meraih sukses dengan omset puluhan juta rupiah hanya dari satu produk yang dihasilkan yaitu fowder bubuk cacing yang digiling.

Budidaya cacing tanah yang dilakukan Ilman sendiri menghasilkan berbagai produk bermanfaat dan bernilai ekonomi tinggi selain sebagai bahan baku obat dan suplemen juga menjadi produk pakan, pupuk dan lain sebagainya.

Saksikan tayangan selengkapnya di Channel YouTube agromaritim melalui link berikut: https://youtu.be/eLPGoCpg-hY

Recent Posts

Pakar: KUHP dan KUHAP Baru Bukti Kedaulatan Hukum Nasional Indonesia

MONITOR, Jakarta - Pakar kebijakan publik sekaligus Guru Besar Universitas Trisakti, Trubus Rahardiansah, menilai kehadiran…

25 menit yang lalu

Benny Harman Tolak Pilkada Lewat DPRD, Bukan Solusi Biaya Politik!

MONITOR, Jakarta - Wacana pengembalian mekanisme pemilihan kepala daerah (Pilkada) ke tangan DPRD kembali mengemuka.…

2 jam yang lalu

Target Zero Fraud 2026, TASPEN Perkuat Budaya Integritas Seluruh Karyawan

MONITOR, Jakarta - PT TASPEN (Persero) mempertegas komitmennya dalam mewujudkan tata kelola perusahaan yang bersih…

4 jam yang lalu

Kemenperin Perkuat Daya Saing IKM Alas Kaki Hadapi Tantangan Global

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat daya saing pelaku industri kecil dan menengah…

6 jam yang lalu

Layanan Haji Tingkat Kabupaten Tetap Buka di Hari Libur, Ini Alasannya

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) tetap membuka layanan kepada jemaah haji di…

7 jam yang lalu

ASDP: Arus Balik Sumatera ke Jawa Terkendali, Penumpang Naik Tipis

MONITOR, Jakarta - Pergerakan masyarakat dari Sumatera menuju Jawa pada masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru)…

7 jam yang lalu