PARLEMEN

Akses Publik Wajib Unduh PeduliLindungi, Begini Kritik Puan

MONITOR, Jakarta – Pandemi Covid-19 yang hampir dua tahun melanda Indonesia membuat banyak kebiasaan baru yang terjadi di masyarakat. Salah satunya, kata Ketua DPR Puan Maharani, yakni warga ingin mengakses ruang publik wajib untuk mengunduh terlebih dahulu aplikasi PeduliLindungi.

Menurut Puan, kebijakan ini memiliki kekurangan misalnya bagi kalangan masyarakat yang tidak memiliki fasilitas Smartphone. Untuk itu, Puan pun menekankan agar pemerintah memikirkan hal tersebut.

“Pemerintah harus memikirkan mekanisme lain bagi masyarakat yang tidak memiliki Smartphone, ataupun masyarakat yang sudah divaksin dan memiliki Smartphone tetapi belum mau mengunduh PeduliLindungi dengan alasan keamanan data pribadi,” ujar Legislator dari Fraksi PDIP Perjuangan ini, Selasa (14/9/2021).

Cucu Proklamator Soekarno ini mengingatkan, jangan sampai masyarakat yang tidak memiliki fasilitas tersebut akan terganjal hak-haknya dalam mendapatkan akses pelayanan publik.

“Jangan sampai karena hal-hal tersebut, masyarakat kehilangan haknya untuk mengakses ruang publik seperti masuk ke mall, tempat wisata termasuk syarat untuk melakukan perjalanan,” tandasnya.

Recent Posts

Menteri UMKM: Suku Bunga Pinjaman PNM Mekar Turun Jadi 8 Persen

MONITOR, Jakarta – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengumumkan penurunan suku bunga…

1 jam yang lalu

Pendorongan Jemaah dari Makkah Berakhir, Layanan Haji Terfokus di Madinah

MONITOR, Jakarta — Proses pendorongan jemaah haji Indonesia dari Makkah menuju Madinah dijadwalkan selesai pada Senin…

2 jam yang lalu

Kunjungi Kelompok Ternak Canghegar, Tenaga Ahli Menteri Pertanian Dengar Langsung Keluhan Peternak

MONITOR, Bogor – Tenaga Ahli Menteri Pertanian, Dr. Pamuji Lestari, melakukan kunjungan kerja sekaligus monitoring…

16 jam yang lalu

Puan Tegaskan PLN Harus Mitigasi Dampak Pemadaman Listrik Bergilir

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong PT PLN (Persero) untuk memitigasi dampak…

16 jam yang lalu

4.000 Buruh Pemasok Sepatu Nike Dirumahkan, Waka Komisi IX DPR Dorong Optimalkan Jaring Pengaman Bagi Pekerja

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komis IX DPR RI, Yahya Zaini menyoroti informasi mengenai 4.000…

17 jam yang lalu

Komnas Haji Pertanyakan Urgensi Perluasan Kewenangan OJK Awasi Dana Haji

MONITOR, Ciputat – Komnas Haji mempertanyakan dasar hukum, urgensi, serta landasan filosofis dan sosiologis dari…

20 jam yang lalu