Jumat, 17 September, 2021

LPSK Nilai Glorifikasi Bebasnya Saipul Jamil Sangat Berbahaya

MONITOR, Jakarta – Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Maneger Nasution, menyatakan prihatin atas fenomena glorifikasi terhadap bebasnya pedangdut Saiful Jamil sebagai Narapidana pelecehan seksual.

Maneger menilai glorifikasi terhadap bebasnya Saipul Jamil menunjukkan cermin hilangnya sensitifitas terhadap korban dan ancaman post truth. Ia mengingatkan glorifikasi Saipul Jamil dapat membawa lonceng post truth.

“Sangat berbahaya jika Saipul Jamil mendapat glorifikasi di kanal media seolah-olah dia mendapat dukungan publik atas perbuatannya sebagai penjahat seksual yang meskipun sudah dihukum, tetapi perilaku tersebut dapat cenderung berulang,” ujar Maneger Nasution dalam keterangannya kepada MONITOR, Selasa (7/9/2021).

Mantan Komisioner Komnas HAM ini menyatakan, glorifikasi bukan hanya menunjukkan hilangnya empati, tetapi juga hilangnya hati nurani dan nilai kemanusiaan kepada korban yang mungkin traumanya tidak akan hilang seumur hidup.

- Advertisement -

“Tindakan permisif dan terbuka dari media elektronik kepada Saipul Jamil tentunya tidak dapat ditolerir dalam bentuk apapun,” tegasnya.

Sementara bagi pelaku, ia menjelaskan tindakan tersebut hanyalah sebuah panggung komedi untuk membuat publik tertawa dan Saipul Jamil mendapat keuntungan finansial dari perilakunya. Maneger pun meminta media jangan hanya mengejar keuntungan dan mengorbankan moralitas dan nurani.

“Ruang maaf di publik tentu masih ada, namun untuk glorifikasi dianggap sangat berlebihan dan cenderung berbahaya. Permaafan dapat diberikan jika ada penyesalan. Namun dengan glorifikasi yang berlebihan dan orang yang berkepentingan, tentunya tidak terlihat ada penyesalan itu seolah-olah menjadi napi hanyalah lelucon yang tidak membuat si pelaku jera sama sekali,” terang Wakil Ketua Majelis Hukum dan HAM PP Muhammadiyah ini.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER