BISNIS

Bangkrut dengan Hutang Ratusan Juta, Bangkit dengan Usaha Ternak Kambing

MONITOR – Wahyu Sutanto, di usia mudanya telah mengalami tantangan yang luar biasa dengan hutang ratusan juta sisa bisnis counter hand phone.

Namun jatuhnya bisnis tak membuatnya patah semangat dengan mencoba peruntungan dengan memelihara beberapa kambing yang justru membawanya pada kesuksesan selanjutnya.

Bercerita kepada Agromaritim, Wahyu panggilan akrabnya, membuka lika-liku beternak kambing sebagai gambaran bagi siapa saja yang ingin mengikuti jejaknya, berdikari melalui peternakan meski berada di tengah kota Tangerang Selatan yang terbilang padat penduduk.

Semoga tayangan ini bermanfaat dan menambah wawasan sekaligus motivasi dan inspirasi sukses untuk kita semua. Tetap semangat, jaga kesehatan dan jangan lupa bahagia.

Recent Posts

Kemenhaj Matangkan Skema Armuzna, Jemaah Diminta Disiplin Jadwal dan Hemat Tenaga

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah mematangkan skema pergerakan jemaah pada fase puncak haji…

6 jam yang lalu

Timwas DPR RI Soroti Wajah Baru Layanan Haji 2026, Jemaah Kini Lebih Nyaman dan Dimuliakan

MONITOR, Madinah - Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI menilai penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026…

7 jam yang lalu

Menaker Tekankan Pekerja agar Perkuat Inovasi di Tengah Perubahan Global

MONITOR, Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menekankan kepada para pekerja agar menjaga semangat berinovasi di…

7 jam yang lalu

Walikota Larang Praktik Titip Menitip Siswa, Siswanto: Siap Monitor Ketat

MONITOR, Jakarta - Sekretaris Komisi D DPRD Kota Depok, Siswanto mengaku bisa bernafas lega. Itu…

8 jam yang lalu

Menteri Maman Siapkan Aturan Pelindungan dan Perkuatan Ekosistem Digital UMKM

MONITOR, Jakarta — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sedang menyusun Peraturan Menteri (Permen)…

15 jam yang lalu

Kemnaker—Unpad Bangun Sinergi Pengembangan SDM dan Ketenagakerjaan

MONITOR, Sumedang — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan Universitas Padjadjaran (Unpad) menjalin kerja sama dalam pengembangan…

19 jam yang lalu