BISNIS

Bangkrut dengan Hutang Ratusan Juta, Bangkit dengan Usaha Ternak Kambing

MONITOR – Wahyu Sutanto, di usia mudanya telah mengalami tantangan yang luar biasa dengan hutang ratusan juta sisa bisnis counter hand phone.

Namun jatuhnya bisnis tak membuatnya patah semangat dengan mencoba peruntungan dengan memelihara beberapa kambing yang justru membawanya pada kesuksesan selanjutnya.

Bercerita kepada Agromaritim, Wahyu panggilan akrabnya, membuka lika-liku beternak kambing sebagai gambaran bagi siapa saja yang ingin mengikuti jejaknya, berdikari melalui peternakan meski berada di tengah kota Tangerang Selatan yang terbilang padat penduduk.

Semoga tayangan ini bermanfaat dan menambah wawasan sekaligus motivasi dan inspirasi sukses untuk kita semua. Tetap semangat, jaga kesehatan dan jangan lupa bahagia.

Recent Posts

Dirjen Haji: Petugas yang Abaikan Jemaah Demi Ibadah Pribadi Akan Dipulangkan!

MONITOR, Jakarta - Menjadi petugas haji bukan sekadar perjalanan spiritual, tetapi juga amanah besar yang…

52 menit yang lalu

Rakor Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Bahas Ma’hadisasi PTKI

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menggelar Rapat Koordinasi Tingkat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) secara…

3 jam yang lalu

Kemenag Luncurkan Joyful Ramadan Mubarak, Usung Misi Ibadah Menggembirakan

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama meluncurkan program Joyful Ramadan Mubarak 1447 H/2026 M. Program ini…

4 jam yang lalu

Ini Daftar 8 Calon Anggota BAZNAS 2025-2030 yang Disetujui DPR RI

MONITOR, Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menyetujui laporan Komisi VIII DPR…

8 jam yang lalu

Kemenperin Perkuat SDM Industri Lewat Essay Contest Hiroshima University

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Republik Indonesia terus memperkuat pengembangan sumber daya manusia (SDM)…

9 jam yang lalu

Dukung Pembangunan Berkelanjutan, Kemenag Usung Konsep Green Halal

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama ingin jaminan produk halal (JPH) tidak hanya berorientasi pada sertifikasi…

10 jam yang lalu