MEGAPOLITAN

Tak Diajak Makan Malam Bareng Anies, Anggota DPRD ini Ingatkan Interpelasi

MONITOR, Jakarta – Acara makan malam yang digelar Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, dengan mengundang sejumlah anggota DPRD DKI, disinyalir menimbulkan kecemburuan sesama anggota dewan.

Bahkan, ada anggota dewan yang tidak diundang menilai, ada pihak-pihak yang mencoba mengambil keuntungan dari usulan interpelasi yang diajukan Fraksi PDIP dan PSI untuk kepentingan kelompoknya.

“Perlu diingat loh, hak interpelasi ini adalah hak yang melekat di semua anggota dewan bukan fraksi. Jadi anggota dewan yang hadir diacara makan malam bareng gubernur tidak bisa menghalang-halangi anggota dewan lainnya untuk tidak menggunakan hak interpelasi,” ujar salah seorang anggota dewan yang minta namanya tak disebutkan.

Menurutnya, boleh saja anggota dewan yang hadir dalam jamuan makan malam di rumah dinas Anies mengklaim menolak intepelasi. Namun, hal itu tidak akan bisa mempengaruhi anggota lainnya.

“Kalaupun ada pernyataan penolakan interpelasi saat acara makan malam tersebut, itu sah-sah saja dan itu pendapat pribadi tidak mewakili anggota,” terangnya.

Dikatakanya, kalau benar pertemuan makan malam itu tujuannya untuk menghentikan jalannya interpelasi, seharusnya Anies mengundang semua anggota dewan, termasuk anggota dewan dari Fraksi PDIP dan PSI untuk diajak diskusi di meja makan.

“Urusan datang tidaknya kan yang penting di undang dulu, tidak seperti ini, justru jadi gaduh di internal dewan sendiri,” jelasnya.

Sementara itu, diantara sejumlah anggota dewan yang tidak terlihat dalam jamuan makan malam, ada yang mengatakan tidak diajak atau tidak diundang, bahkan ada juga yang memang tidak menghiraukan terkait usulan interpelasi Formula E.

“Kalau saya tidak ikut-ikut bang,” ujar anggota Komisi A dari Fraksi Golkar, Chotibi Ahyar alias Haji Beceng, singkat.

Senada dengan Haji Beceng, anggota Komisi C dari Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta, Andyka mengatakan, kalau dirinya tidak tahu menahu soal undangan makan malam tersebut.

“Mungkin yang diundang makan malam sama Pak Anies hanya petinggi. Lagian masih PPKM, tidak bisa banyak-banyak yang datang,” tandasnya.

Recent Posts

Kemenhaj Minta Umat Waspadai Tawaran Haji Non-Prosedural

MONITOR, Jakarta – Penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriyah/2026 Masehi memasuki hari kelima operasional. Kementerian Haji dan…

34 menit yang lalu

Menperin: Pendidikan Vokasi Jadi Fondasi Utama Pembangunan SDM Industri

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus menegaskan komitmennya untuk memperkuat struktur industri manufaktur nasional melalui…

2 jam yang lalu

Partai Gelora: Indo-Pasifik Berpotensi Jadi Pusat Konflik Baru

MONITOR, Jakarta - Mantan Ketua Komisi I DPR RI periode 2010–2017, Mahfuz Sidik, memprediksi kawasan…

3 jam yang lalu

Menaker: Lulusan Perguruan Tinggi Wajib Kuasai “Triple Readiness” Hadapi Disrupsi AI

Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli, menegaskan bahwa ijazah akademik tidak lagi menjadi satu-satunya penentu keberhasilan…

5 jam yang lalu

Tinjau Koperasi Desa Merah Putih di Sabang, Prof Rokhmin: Kehadiran KDMP Harus Sejahterakan Rakyat

MONITOR, Kota Sabang - Anggota Komisi IV DPR RI, Prof. Dr. Ir. H. Rokhmin Dahuri,…

6 jam yang lalu

Sinergi Industri–Kampus, PT TKG dan UMC Perkuat Kapasitas Ormawa Cetak Generasi Unggul

MONITOR, Cirebon - PT TKG, perusahaan manufaktur sepatu mitra Nike asal Korea, berkolaborasi dengan Universitas…

22 jam yang lalu