POLITIK

Mardani: Pemotongan Anggaran Covid-19 Tahun 2022 Tidak Tepat

MONITOR, Jakarta – Anggaran bagi penanganan pandemi Covid-19 di sektor kesehatan dan perlindungan sosial mulai dipangkas pada tahun 2022 mendatang. Kebijakan ini diambil lantaran pemerintah merasa optimis dapat menekan laju tambahan kasus corona.

Pemangkasan anggaran ini disoroti Anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Mardani Ali Sera. Ia menilai kebijakan ini sesungguhnya tidak tepat.

“Menurunkan anggaran tersebut tidak tepat. Belum ada data dan prediksi yang membuktikan tentang ketercapaian herd immunity pada tahun depan,” kata Mardani Ali Sera dalam keterangannya, Kamis (19/8/2021).

Ia menilai penanganan pandemi serta pemulihan sektor ekonomi Tanah Air masih ‘oleng’. Bahkan menurutnya pemerintah masih terlihat gagap dalam menyusun skala prioritas dan tidak peka terhadap situasi saat ini.

“Data mengenai porsi dan level antibodi Covid-19 di masyarakat pun belum dimiliki pemerintah. Data yang amat krusial bagi pemulihan orang dan ekonomi,” terang Mardani.

“Jika ini saja tidak diketahui, risiko eskalasi kasus baru ketika memulihkan pergerakan orang akan amat tinggi,” sambung Wakil Ketua BKSAP DPR RI ini.

Ditambahkan Mardani, belum lagi cakupan vaksinasi dalam negeri yang masih di bawah rata-rata dunia yang mencapai 23,6%. Diketahui, saat ini cakupan vaksinasi penuh di Indonesia masih sekitar 10,4%/ 28 juta orang.

Recent Posts

PPIU Diminta Tertibkan Kedatangan dan Bagasi Jemaah Umrah di Terminal 2F

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melalui Direktorat Bina Haji Khusus dan Umrah meminta…

49 menit yang lalu

Kemenag Dorong PSGA Jadi Pusat Rujukan Nasional Gender dan Anak, Garda Terdepan Kampus Bahagia Tanpa Kekerasan

MONITOR, Cirebon — Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Kamarudin Amin, menegaskan bahwa Pusat Studi Gender dan Anak…

3 jam yang lalu

Hadiri Peringatan Hari Bhayangkara 2026, Puan: Polri Harus Terus Buktikan Komitmen Sebagai Pelayan Masyarakat

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menghadiri upacara peringatan ke-80 Hari Bhayangkara Tahun…

10 jam yang lalu

Kasus Dokter di NTT, Komisi IX DPR: Tenaga Kesehatan Harus Dilindungi dari Intimidasi dan Didukung Kesehatan Jiwanya

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher, menyampaikan duka cita mendalam…

10 jam yang lalu

DPR Desak Pemerintah Konkretkan Formula Pembiayaan PPPK di Daerah Melalui APBN

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR Muhammad Khozin meminta pemerintah pusat untuk segera mengkonkretkan…

12 jam yang lalu

HUT Bhayangkara ke-80: Analis: Kepercayaan Publik Jadi Modal Kuat Polri Kawal Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur

MONITOR, Jakarta - Memperingati Hari Bhayangkara ke-80, analis intelijen, pertahanan, dan keamanan, Dr. Ngasiman Djoyonegoro…

20 jam yang lalu