MEGAPOLITAN

Gali Informasi Akurat, Pansus KBN akan Hadirkan Ahok dan Anies

MONITOR, Jakarta – Kalangan anggota DPRD DKI, kembali menggelar rapat pansus Kawasan Berikat Nusantara (KBN). Dalam rapat kali ini, semua anggota pansus sepakat untuk menghadirkan mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

“Untuk mendapatkan informasi yang akurat, kami kira tidak ada salahnya kita mengundang Pak Ahok dan Pak Anies dalam rapat pansus berikutnya,”ujar anggota pansus KBN, Inggard Joshua, yang diamini semua anggota pansus dalam rapat pansus KBN di Gedung DPRD DKI, Rabu, (18/8)

Menurut Inggard, pansus KBN dibentuk untuk memperjuangkan hak Pemprov DKI Jakarta di wilayah Pesisir Utara, khususnya dikawasan Merunda. Oleh karena itu, untuk menghasilkan informasi yang akurat, pansus perlu menggali semua informasi dari sumber yang benar terkait persoalan yang terjadi di Marunda antara PT KBN, PT Karya Tekhnik Utama (KTU) dan PT Karya KCN.

Senada dengan Inggard, anggota pansus lainnya Dimaz Raditya Nazar Soesatyo, mengatakan, pansus memang bisa menggali informasi dari mana saja termasuk dari mantan Gubernur DKI Jakarta.

“Bahkan agar pansus ini tidak mengganggu program strategi dari pemerintah pusat, tak ada salahnya juga menghadirkan perwakilan dari pemerintah pusat seperti, Kementerian Hukum dan HAM (Kemhumkam), Dirjen Perhubungan Laut dan Kementerian BUMN,”terangnya.

Sementara itu, Ketua Pansus KBN, Pandapotan Sinaga mengatakan, tak hanya mantan dan Gubernur DKI yang akan dihadirkan dalam rapat berikutnya, tapi sejumlah instansi dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) DKI akan turut dihadirkan.

Seperti diketahui, DPRD DKI Jakarta, membentuk pansus KBN karena adanya permasalahan dalam proyek pembangunan Pelabuhan Marunda, Jakarta Utara. Proyek tersebut sempat terhenti karena ada sengketa hukum antara KBN dengan PT Karya Citra Nusantara (KCN).

Untuk mencari tahu duduk perkara sebenarnya, apa yang terjadi dengan proyek pembangunan Pelabuhan Marunda antara PT KBN dengan KCN, sejumlah pihak akan dihadirkan untuk dimintai penjelasan dan klarifikasinya.

Recent Posts

Bertepatan dengan Hari Santri, Ditjen Pesantren Mulai Konsolidasikan dan Sinkronisasikan Data Pesantren

MONITOR, Jakarta – Bertepatan dengan peringatan Hari Santri, Kamis (22/10/2026), Direktorat Jenderal Pesantren Kementerian Agama…

22 menit yang lalu

Analis Intelijen dan Keamanan Apresiasi Keberhasilan Kapolri Bongkar Penyelundupan 1 Ton Ketamin oleh Kapal Asing

MONITOR, Jakarta - Analis intelijen dan keamanan, Ngasiman Djoyonegoro mengapresiasi Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario…

27 menit yang lalu

Komnas Haji Apresiasi Jadwal Haji 2027 Ditetapkan Lebih Awal, Kemenhaj Diminta Segera Umumkan Data Jemaah

MONITOR, Tangerang Selatan - Komnas Haji dan Umrah mengapresiasi Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) yang…

33 menit yang lalu

Hari Santri, MWCNU Wanasari Ziarah ke Makam H. Tadjoedin Noor, Tokoh NU pada Masa Pergolakan 1965

MONITOR, Brebes - Peringatan Hari Santri menjadi momentum bagi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU)…

44 menit yang lalu

Pemuda Ekonomi Syariah: Konser Andrea Bocelli Harus Jadi Momentum Diplomasi Budaya dan Ekonomi Kemanusiaan

MONITOR, JAKARTA - Konser penyanyi tenor dunia Andrea Bocelli di Indonesia dinilai dapat menjadi momentum…

50 menit yang lalu

Dua Tahun Kabinet Merah Putih Kementerian UMKM Perluas Akses Usaha dan Pembiayaan Rakyat

MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus memperluas akses pembiayaan, mempercepat…

5 jam yang lalu