PEMERINTAHAN

Sandiaga Ajak Musisi Kolaborasi Lahirkan Karya saat Pandemi

MONITOR, Jakarta – Pandemi Covid-19 yang sudah berjalan 1,5 tahun lamanya telah membawa dampak ekonomi bagi pekerja di sektor ekonomi kreatif termasuk kalangan musisi. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, kini sudah saatnya para musisi berinovasi dan berkolaborasi untuk terus berkarya.

“Pandemi COVID-19 ini bikin kita semua termasuk musisi untuk beradaptasi dan berkolaborasi. Ini merupakan semangat anak-anak muda, memberikan yang terbaik untuk bangsa. Saya yakin kita akan bangkit lagi, Indonesia menjadi negara yang bersatu-padu menghadapi tantangan ekonomi dan pandemi, dan kami juga akan terus kolaborasi bersama anak muda,” kata Sandiaga dalam keterangan resminya, Senin (16/8/2021).

Sandiaga mengatakan, musik telah menjadi simbol kemandirian dan kreativitas anak-anak muda Indonesia. Apalagi saat ini musik telah berkembang menjadi salah satu sektor ekonomi kreatif yang diwadahi pengembangannya oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Mas Menteri itu mengatakan pandemi membuat kondisi para seniman termasuk musisi menjadi lebih menantang dari sebelumnya.

Untuk itu, Sandiaga melalui Kemenparekraf juga telah berkolaborasi dengan pemerintah dan berbagai pihak untuk kembali menggeliatkan industri kreatif seperti seni pertunjukan dan musik di Indonesia.

“Tentu kami prihatin karena begitu banyak tantangan. Di awal tahun, musisi sudah rasakan tekanan ekonomi karena tidak bisa manggung, dan lainnya. Kami telah bekerja sama dengan asosiasi, lapor ke presiden, dan akhirnya bisa mendapat kesempatan berinovasi untuk tetapkan zona. Kalau zona hijau, kita bisa menyelenggarakan pertunjukan offline dengan protokol kesehatan, zona kuning diselenggarakan secara hybrid, dan zona merah adalah sepenuhnya digelar online,” jelas Sandiaga.

“Kini, kreativitas musisi menjadi tidak tersekat dengan adanya berbagai tantangan, justru semakin kreatif. Saya malah menemukan banyak karya terbaik musisi Indonesia yang lebih baik dari sebelum pandemi, dan ini suatu semangat, mengingat musik kontribusinya besar bagi negara, musik merupakan identitas bangsa. Semoga nantinya musik Indonesia bisa ke ranah dunia. Kami juga mendorong agar dangdut masuk dalam daftar UNESCO,” imbuh Sandiaga.

Recent Posts

Arus Balik, Jasa Marga Operasikan Jalur Fungsional Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan Segmen Sadang-Setu

MONITOR, Sadang - Atas diskresi Kepolisian, untuk mengurai kepadatan lalu lintas arus balik dari arah…

8 jam yang lalu

Indonesia Tantang Dominasi Negara Maju di WTO, Bawa Agenda Keras di KTM ke-14 Kamerun

MONITOR, Jakarta – Indonesia tak lagi sekadar menjadi pengikut dalam percaturan perdagangan global. Dalam Konferensi Tingkat…

8 jam yang lalu

Perbedaan Idul Fitri 1447 H Picu Penolakan, SETARA Institute: Negara Wajib Lindungi Hak Beribadah Warga

MONITOR, Jakarta – SETARA Institute menegaskan bahwa negara wajib menjamin hak kebebasan beragama setiap warga negara,…

11 jam yang lalu

Jasa Marga Tutup Sementara Rest Area KM 52B dan Lakukan Buka Tutup Rest Area KM 62B Jalan Tol Jakarta-Cikampek

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mendukung pemberlakuan sistem buka tutup Rest Area…

14 jam yang lalu

One Way Lokal KM 425–414 Diberlakukan, Arus Balik Tol Semarang Arah Jakarta Diurai

MONITOR, Semarang – Rekayasa lalu lintas berupa one way lokal diberlakukan di ruas Tol Semarang hingga…

15 jam yang lalu

Pemerintah Pastikan Stok BBM Lebaran 2026 Aman, Antrean di Sejumlah Daerah Mulai Terurai

MONITOR, Jakarta – Pemerintah memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) nasional selama periode libur Lebaran 2026…

16 jam yang lalu