PARIWISATA

Sandiaga: Percepatan UMKM, Kuncinya Digitalisasi

MONITOR, Jakarta – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menyatakan UMKM siap bangkit pasca pemulihan ekonomi.

Bahkan eks Wakil Gubernur DKI Jakarta ini menyebut kunci suksesnya UMKM naik kelas adalah melalui digitalisasi.

Pihaknya pun menargetkan dapat menjangkau sebanyak 30 juta pelaku UMKM di negeri ini, untuk dapat melakukan langkah percepatan.

“Kuncinya adalah digitalisasi, yang kita targetkan sebanyak 30 juta UMKM masuk dalam ekosistem ini dengan melakukan 6 langkah percepatan,” terang Sandiaga Uno, belum lama ini.

Adapun percepatan yang dimaksud Sandiaga, yakni dimulai dari pelatihan, pendampingan, pemasaran, perizinan, pelaporan keuangan dan akses permodalan.

Recent Posts

Menaker: Kunci Wirausaha Bukan Sekadar Dapat Pelanggan, tapi Menjaga Hubungan

MONITOR, Bandung Barat – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, mengatakan salah satu kunci keberhasilan dalam berwirausaha…

4 jam yang lalu

Kemenperin Sampaikan Duka Cita Mendalam Atas Insiden Kebakaran Pabrik di KEK Sei Mangkei

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah kebakaran yang…

5 jam yang lalu

Majelis ASTACITA Gelar ‘Maulid Nabi dan Dzikir Kemerdekaan’ di Karawang, Gaungkan Jaga Rawat Jabar

MONITOR, Karawang — Dalam rangka memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus merawat semangat kemerdekaan…

5 jam yang lalu

Capai 75 Ribu Pendaftar PPIH 2027 Non Nakes, Kemenhaj Gelar CAT Dua Gelombang

MONITOR, Jakarta - Lebih dari 75 ribu orang mendaftar Seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH)…

7 jam yang lalu

Partai Gelora Soroti Perubahan Data Desil DTSEN

MONITOR, Jakarta — Penerapan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis tunggal penyaluran bantuan…

7 jam yang lalu

Verifikasi Seleksi PPIH 2027 Tetap Berjalan, CAT Dilaksanakan Dua Gelombang

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah memastikan proses Seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH)…

9 jam yang lalu