Categories: PEMERINTAHAN

Gaungkan Isu Perubahan Iklim, Menkeu: RI Tak Boleh Didikte!

MONITOR, Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengingatkan ancaman climate change atau perubahan iklim sama seriusnya seperti pandemi Covid-19. Sebab, menurutnya tidak ada negara di dunia yang bisa terbebas dari dampaknya.

“Semakin maju sebuah negara akan berbanding lurus dengan pembangunannya. Aktivitas mobilitas semakin tinggi, penggunaan energi juga semakin besar,” terang Sri Mulyani.

Selain itu, tekanan terhadap sumber daya alam pun menjadi sangat nyata. Seluruh kegiatan manusia akan menghasilkan emisi karbon yang mengancam dunia dalam bentuk kenaikan suhu.

Sri Mulyani menegaskan Indonesia sebagai salah satu negara besar yang diperhitungkan oleh dunia, sehingga harus mengambil peran dan turut berpartisipasi aktif dalam upaya penanganan risiko perubahan iklim.

“Indonesia tidak boleh didikte, tapi harus ikut membentuk tatanan global baru karena suara Indonesia mewakili kepentingan negara-negara berkembang,” imbuh Sri Mulyani tegas.

Diketahui, dalam Presidensi G20 tahun 2022 yang akan dipegang oleh Indonesia, pemerintah akan mengusung isu perubahan iklim. Indonesia yang tergabung dalam Sustainable Finance Working Group (SFWG) akan membahas 5 area, yaitu penyelarasan arus keuangan, akses terhadap informasi yang handal dan tepat waktu, asesmen pengelolaan risiko iklim dan sustainability, mengoptimalkan pendanaan publik dan sistem insentif, dan terakhir, cross-cutting issue atau elemen seperti katalisasi teknologi, inovasi dan digitalisasi serta strategi transisi keuangan.

Recent Posts

Kemenag Gelar Istighasah Daring, Doakan Keselamatan Bangsa

MONITOR, Jakarta - Direktorat Pesantren Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama malam ini menggelar Istiqasah…

7 jam yang lalu

Rektor UIN Jakarta Ajak Civitas Academica dan Publik Jaga Negeri

MONITOR, Jakarta - Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Asep Saepudin Jahar, mengajak seluruh civitas academica…

9 jam yang lalu

Respons Tuntutan Publik, Delapan Fraksi Sepakat Evaluasi Tunjangan DPR

MONITOR, Jakarta - Gelombang aksi unjuk rasa mahasiswa dan elemen masyarakat yang menolak besarnya gaji…

13 jam yang lalu

Eko Patrio dan Uya Kuya Resmi Dinonaktifkan dari DPR

MONITOR, Jakarta - DPP Partai Amanat Nasional (PAN) secara resmi menonaktifkan Eko Hendro Purnomo alias…

14 jam yang lalu

GUSDURian Nilai Kapolri Gagal Bertanggung Jawab atas Kekerasan Aparat Terhadap Demonstran

MONITOR, Jakarta – Jaringan GUSDURian menilai Kapolri gagal bertanggung jawab atas berulangnya tindakan represif yang…

14 jam yang lalu

NasDem Berhentikan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari DPR RI

MONITOR, Jakarta - Ketua Umum Partai NasDem memutuskan untuk menon-aktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa urbach…

14 jam yang lalu