Senin, 26 Juli, 2021

Sandiaga Optimis Sports Tourism Bisa Bangkitkan Ekonomi

MONITOR, Jakarta – Menparekraf Sandiaga Uno menyebut potensi sport tourism di Indonesia bisa bangkitkan ekonomi dan membuka lapangan kerja. Menurutnya, besarnya potensi itu bisa dimanfaatkan untuk membangkitkan ekonomi paska pandemi.

“Saya melihat peluang di wisata olahraga atau sport tourism. Dan ini merupakan tugas kami di Kemenparekraf untuk mengoptimalkannya,” kata Sandiaga dalam keterangan resminya, Kamis (8/7/2021).

Sandiaga mengatakan, pandemi COVID-19 memaksa setiap orang untuk beradaptasi, termasuk tren berwisata. Ke depan, ia mengatakan, wisatawan lebih tertarik mengikuti tur berskala lebih kecil, dengan preferensi aktifitas outdoor. Di dalamnya termasuk wisata olahraga. Tren wisata olahraga ini, kata Sandiaga, akan terus meninkat di masa mendatang.

“Menurut data UNWTO (United Nations World Tourism Organization) bahwa wisata olahraga adalah wisata yang meningkat secara signifikan. Definisinya adalah semua bentuk keterlibatan aktif maupun pasif kegiatan olahraga, rekreasi adalah salah satunya,” kata Sandiaga.

- Advertisement -

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Mas Menteri itu membeberkan sejumlah spot yang bisa dijadikan sebagai lokasi wisata olahraga. Di antaranya di kawasan destinasi superprioritas seperti Borobudur, Danau Toba, Likupang, Labuan Bajo hingga Mandalika.

Berdasarkan arahan Presiden Joko Widodo, Sandiaga mengatakan, saat ini Kementerian Pariwisata dan Ekonomu Kreatif tengah fokus mengembangkan wisata olahraga atau sport tourism di lima destinasi super prioritas.

“Di Danau Toba kita arahkan ada wisata triatlon, wisata bersepeda sembari menikmati alam, ada lomba maraton, dan lomba lainnya. Di Borobudur kemarin kita mendengar Jogja Panahan. Sekarang kita kembangkan dengan Quadtlon. Jadi bukan Triatlon lagi, ada empat yaitu berkuda, lari, berenang, dan memanah. Ini akan kita lakukan, sekarang kita persiapkan tempatnya,” terang Sandiaga.

“Kami juga sudah menerbitkan panduan penyelenggaraan kegiatan wisata olahraga atau kegiatan kepemudaan lainnya yang mengacu pada standar CHSE,” imbuh dia.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER