Wakil Ketua Umum DPP PAN, Viva Yoga Mauladi (Foto: dok netralnwes.com)
MONITOR, Jakarta – Wacana masa jabatan Presiden diperpanjang hingga tiga periode menuai pro kontra. Namun mayoritas masyarakat menolak wacana tersebut. Data ini dibuktikan melalui survei nasional yang dilakukan lembaga Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).
Menanggapi wacana ini, Wakil Ketua Umum DPP PAN, Viva Yoga Mauladi, pun keberatan atas wacana itu. Dengan tegas, ia menolak perpanjangan masa jabatan Presiden tiga periode.
Mantan Anggota DPR RI ini bahkan menilai wacana ini bukan hanya memuat konotasi negatif dalam pemberitaan, namun juga upata perusakan karakter.
“Wacana Presiden tiga periode adalah upaya perusakan karakter,” tegas Viva Yoga dalam keterangannya, Rabu (23/6/2021).
“Jika ada komentar dari siapapun bahwa Jokowi menginginkan masa jabatan presiden tiga periode, maka kemungkinan yang bersangkutan bukan saja melakukan ‘framing’ media yang berkonotasi negatif, tetapi sudah menjurus ke perusakan karakter,” tandas Viva Yoga.
MONITOR, Jakarta - QUTB GLOBAL Indonesia mengapresiasi Pemerintah Republik Indonesia dan penyelenggara konser Andrea Bocelli…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi membuka Indonesia Skills Competition (InaSkills) tahun 2026 di…
MONITOR, Surabaya – Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Moraza mendorong peningkatan…
MONITOR, Assisi - Gagasan Menteri Agama Republik Indonesia yang juga Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mempercepat pemulihan ekonomi pascabencana melalui…
MONITOR, Jakarta - Pemerintah tengah melakukan pembahasan teknis mengenai usulan insentif bagi kendaraan hybrid. Menteri…