HUMANIORA

PTKIN se-Jawa dan Madura berkompetisi Perebutkan 53 Medali di IPPBMM

MONITOR, Yogjakarta – Invitasi Pekan Pengembangan Bakat dan Minat Mahasiswa (IPPBMM) VIII Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Jawa Mudara 2021 di buka secara resmi oleh Menteri Agama RI yang diwakili oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam Muhammad Ali Ramdani secara daring pada Selasa (22/6/2021).

IPPBMM merupakan event kompetisi dua tahunan di bidang keilmuan, olah raga, seni dan riset. Kegiatan berlangsung selama 5 hari (21-25 Juni 2021) secara luring dan daring di UIN Sunan Kalijaga. 18 PTKIN di Jawa dan Madura ikut ambil bagian dalam even yang bergengsi ini.

Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Prof. Dr. Nizar Ali, M.A dalam sambutannya mengatakan IPPBMM adalah ikhtiar membangun kebersamaan antar PTKIN untuk menggali prestasi mahasiswa berbakat. “Perguruan tinggi mempunya andil besar untuk mengembangkan SDM yang berkualitas, termasuk menyasar generasi milenial”, kata Nizar.

Guru Besar UIN Sunan Kalijaga ini berharap agar para pimpinan PTKIN mulai sekarang merekrut siswa-siswi berbakat termasuk mmahasiswa asing untuk mengembangkan kampusnya.

Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Al Makin, M.A., Ph.D mengatakan PTKIN dan perguruan tinggi di Indonesia saatnya memajukan olahraga dan seni. Menurutnya, perhatian kita terhadap olahraga dan seni belum menggembirakan, padahal manusia mengenal olah raga sejak ribuan tahun yang lalu.

Al Makin menuturkan, kita jangan terjebak mengembangkan intelektualitas saja, namun kurang perhatian pada urusan olahraga dan seni.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerjasasama UIN Sunan Kalijaga Abdur Rozaki mengatakan IPPBMM VIII 2021 memperlombakan 30 cabang, terdiri dari 11 cabang ilmiah, 5 cabang olah raga, 14 cabang seni.

25 cabang diantaranya, dilaksanakan secara daring dan 5 cabang secara luring dan akan memperebutkan 53 medali emas, 53 medali perak dan 53 medali perunggu. “Tidak kurang dari 1.343 peserta akan memperebutkan puliuhan medali yang akan menambah prestasi PT”, jelasnya.

Nampak hadir dalam acara pembukaan, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Suyitno, Ketua Forum Pimpinan PTKIN se-Indonesia Babun Suharto, Ketua Forum WR III PTKIN se Indonesia KH. Isroqunnajah, 18 Rektor dan Wakil Rektor III PTKIN, juga beberapa dari luar Jawa. Sementara dari Kementerian Agama RI hadir, Kasubdit Sarpras dan Kemahasiswaan Ruchman Basori, Kasi Kemahasiswaan Amiruddin Kuba, Kasi Sarpras PTKIS Otisia Ariniduyah dan JFT Ahli Muda Nuryasin.

Ketua Forum PTKIN se-Jawa dan Madura M. Ihsan, mengatakan selain kegiatan perlombaan dan pertandingan olah raga, seni dan riset, juga diselenggarakan kegiatan pendukung seperti Pertemuan Forum Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama PTKIN se-Jawa dan Madura, yang membahas program-program kemahasiswaan seperti KIP Kuliah, PBAK, PWN PTK, dan Akreditasi Ormawa. Selain itu kegiatan gowes sepeda dan Pertemuan Darma Wanita Persatuan pada PTKIN. (RB)

Recent Posts

Keselamatan Jemaah Harus Diutamakan di Tengah Eskalasi Konflik Saudi-Houthi

MONITOR, Jakarta - Komnas Haji dan Umrah meminta pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan penyelenggaraan perjalanan…

3 jam yang lalu

Ada Teleskop Computerized dan Theodolite di MTQ Nasional XXXI, Intip Keseruannya

MONITOR, Semarang — Gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Semarang tidak…

3 jam yang lalu

Hafal 30 Juz di Usia 10 Tahun, Peserta MTQ Nasional ke-31 Asal Sumbar Ini Bagikan Kuncinya

MONITOR, Semarang - Menghafal Al-Qur’an 30 juz membutuhkan ketekunan dan konsistensi. Bagi Muslim Dermiwa Riko…

3 jam yang lalu

Kemenhaj Blokir Travel PT JGroup dan PT Annisa Ahmada Travelindo

MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pengendalian Penyelenggaraan…

3 jam yang lalu

Kementan Apresiasi GOPAN, Dorong Peternak Rakyat Jadi Bagian Kuat Ekosistem Perunggasan

MONITOR, Tanegrang — Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong penguatan ekosistem perunggasan nasional dengan menempatkan peternak rakyat…

3 jam yang lalu

GODF 2026 Qingdau, Prof Rokhmin beberkan Potensi Akuakultur RI dan Tantangan Pembiayaan

MONITOR - Indonesia memiliki potensi ekonomi akuakultur yang diperkirakan mencapai US$210 miliar per tahun, namun…

13 jam yang lalu