Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon (dok: Rangga Monitor)
MONITOR, Jakarta – Perdebatan mengenai masa jabatan Presiden kembali mencuat ditengah publik. Apalagi, survei terkini yang dilakukan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menunjukkan sebanyak 74 persen responden sepakat masa jabatan presiden hanya dua periode.
Menanggapi hasil survei ini, Politikus Gerindra Fadli Zon menyatakan setuju dengan respon masyarakat yang menginginkan masa jabatan Presiden hanya dibatasi maksimal dua kali.
“Sudah benar pembatasan masa jabatan Presiden maksimal 2 kali. Sesuai semangat perubahan dan demokrasi,” ujar Fadli Zon dalam keterangan tertulisnya, Senin (21/6/2021).
Menurut Waketum DPP Gerindra ini, baik buruknya kinerja presiden di masa jabatannya, dapat diperbaiki atau dilanjutkan oleh presiden selanjutnya.
“Kalau hasil 2 periode baik, tinggal dilanjutkan penggantinya. Kalau 2 periode kacau dan berantakan, diperbaiki Presiden baru,” kata Ketua BKSAP DPR RI ini.
Fadli Zon pun menduga apabila ada pihak yang gigih menginginkan wacana tiga periode, maka kemungkinan ada kepentingan-kepentingan terselubung dibaliknya.
“Di luar itu, mungkin ada yang cari kesempatan dan cari proyek,” tandasnya.
MONITOR, Jakarta - Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan kelimpahan sumber daya alam untuk mengejar pertumbuhan…
MONITOR, Banda Aceh — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banda…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menyatukan berbagai organisasi profesi guru lintas agama dalam Konfederasi Organisasi…
MONITOR, Palu - Forum Mahasiswa Indonesia Timur (FORMIT) menggalang dana untuk membantu masyarakat terdampak bencana…
MONITOR, Jakarta - Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional masih menjadi salah satu sektor…
MONITOR, Jakarta – Ratusan ribu masyarakat memadati kawasan Monumen Nasional (Monas), Sarinah, hingga Bundaran HI…