BERITA

Fraksi Golkar DPRD DKI Duga Ada “Permainan” Hilangnya Nama Peserta PPDB

MONITOR, Jakarta – Pengumuman Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) 2021 di Jakarta kembali bermasalah. Selain server yang down pada hari pertama pendaftaran, PPDB di DKI juga masih diprotes orang tua siswa, gara-gara nama anaknya mendadak hilang menjelang pengumuman PPDB.

Melihat hal ini, Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Basri Baco, mencium dan menduga adanya permainan Dinas Pendidikan (Disdik) DKI.

Dirinya menduga ada nilai yang diutak-atik, dan ada siswa yang dikorbankan dalam seleksi yang digelar secara online tersebut.

“Saya kira ada nilai yang diutak-katik, ada celah permainan dan ada yang dikorbankan. Seharusnya, setelah tutup jam 18:00 WIB, dikunci. Gak boleh ada pergerakan baru atau seleksi lagi,” ujar Baco kepasa MONITOR.

Menurut Baco yang juga duduk sebagai anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta ini, dalam pendaftaran peserta didik baru yang dilakukan secara online, seharusnya tidak perlu terjadi. Terlebih Dinas Disdik DKI telah mempersiapkan proses tersebut.

“Ini yang saya protes. Ini kan (dilakukan) secara online, dan tahun lalu tidak begini. Seharusnya setelah (pendaftaran) ditutup tak boleh ada pergerakan lagi,” tegas.

Sekertaris DPD Partai Golkar Jakarta ini pun mengatakan, kalau kasus tersebut merupakan kesalahan besar. Bahkan, ditegaskan Baco, Disdik DKI selaku penyelenggara dapat dituntut secara hukum. Karena apa yang terjadi merupakan kerugian warga dan menghilangkan hak orang untuk memperoleh pendidikan.

“Ini kesalahan besar. Dinas bisa dituntut oleh warga karena merugikan dan menghilangkan hak orang untuk masuk dan memperoleh pendidikan,” tuturnya.

Dirinya pun meminta Disdik DKI agar lebih profesional dalam menggelar pendaftaran peserta didik baru, sehingga kasus serupa tak terjadi ke depannya.

Sekedar diketahui, orangtua calon peserta didik baru, Risandi Rahmat Kirana, mempertanyakan hasil seleksi PPDB DKI Jakarta jenjang SMP jalur prestasi akademik yang diumumkan pada Jumat (11/6/2021) pukul 21.00 WIB.

Pasalnya, beberapa jam jelang pengumuman hasil akhir seleksi, nama Risandi mendadak hilang dari daftar PPDB DKI 2021 yang diunggah di laman ppdb.jakarta.go.id.

Orangtua Risandi, Risna, mengatakan bahwa sebelum nama anaknya hilang dari daftar seleksi PPDB, Disdik DKI Jakarta sempat memperpanjang proses pendaftaran dan pengumuman hasil seleksi.

Awalnya, disampaikan bahwa pendaftaran bakal ditutup pukul 14.00 WIB, namun diundur menjadi pukul 18.00 WIB, dan pengumuman dilakukan pukul 21.00 WIB dari yang sebelumnya direncanakan pukul 15.00 WIB.

Setelah proses pendaftaran ditutup, lanjut Risna, pada pukul 18.09 WIB, nama Risandi Rahmat Kirana masih terpampang di urutan 36 dari kuota 39 siswa yang mengikuti jalur prestasi akademik.

Namun yang mengagetkan, ungkap Risna, nama anaknya mendadak hilang saat pengumuman hasil seleksi PPDB DKI Jakarta yang diunggah di ppdb.jakarta.go.id. Nama Risandi sudah diganti dengan calon peserta didik lain.

Recent Posts

Dorong Layanan Maksimal Jemaah Gelombang II di Madinah, Timwas Haji DPR Soroti Manajemen Hotel dan Transportasi

MONITOR, Madinah - Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI meminta agar pelayanan kedatangan dan kepulangan…

24 menit yang lalu

Presiden Prabowo Tinjau Pelaksanaan Program MBG di SMPN 111 Jakarta

MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sekolah…

54 menit yang lalu

Presiden Prabowo Tinjau SPPG Palmerah, Pastikan Program Gizi Berjalan dari Hulu ke Hilir

MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Palmerah,…

1 jam yang lalu

LAZISNU Depok Kelola 1.067 Hewan Qurban di 64 Titik, Manfaat Dirasakan Lebih dari 30 Ribu Warga

MONITOR, Depok – NU Care-LAZISNU Kota Depok kembali menorehkan capaian luar biasa dalam pelaksanaan ibadah…

3 jam yang lalu

Destigmatisasi Kekerasan Seksual pada Pesantren

SuwendiDosen Sekolah Pascsarjana UIN Jakarta Isu kekerasan seksual (KS) di lingkungan pesantren mendapat perhatian publik…

4 jam yang lalu

Pengembangan Kurikulum Berbasis Literasi Digital Perspektif Teknologi Pendidikan

Syukron Jamal (Mahasiswa S3 PJJ Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Surabaya) Transformasi digital telah mengubah wajah…

5 jam yang lalu