MONITOR – Budidaya lebah trigona belakangan ini tengah menjadi tren dunia pertanian dan peternakan Indonesia. Tak hanya menghasilkan madu, serangga yang biasa disebut sebagai lebah tanpa sengat tersebut juga menghasilkan berbagai macam produk yang bermanfaat bagi kesehatan dan bernilai ekonomi tinggi, yakni propolis dan beepolen.
Tayangan ini mengupas budidaya lebah trigona yang dilakukan oleh Kelompok Tani Hutan Hijau Lestari di kawasan Hutan Kota Serengseng, Kembangan, Jakarta Barat yang diinisiasi oleh Irfandi, pegiat budidaya lebah trigona dari Komunitas Trigona Nusantara (Iisbee Farm).
Trigona telah sejak lama dikenal oleh masyarakat Indonesia dengan sebutan kelulut, klancing, klanceng, lonceng, teuweul (Sunda), gala-gala (lilin lebah) dll, dengan nama ilmiahnya Apis Trigona merupakan jenis lebah madu yang paling banyak dipelihara secara tradisional oleh masyarakat pedesaan sekitar kawasan hutan se-Indonesia.
MONITOR, Jakarta - Menjadi petugas haji bukan sekadar perjalanan spiritual, tetapi juga amanah besar yang…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menggelar Rapat Koordinasi Tingkat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) secara…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama meluncurkan program Joyful Ramadan Mubarak 1447 H/2026 M. Program ini…
MONITOR, Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menyetujui laporan Komisi VIII DPR…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Republik Indonesia terus memperkuat pengembangan sumber daya manusia (SDM)…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama ingin jaminan produk halal (JPH) tidak hanya berorientasi pada sertifikasi…