Politikus Demokrat Jansen Sitindaon (dok: google)
MONITOR, Jakarta – Wacana kebijakan pemberlakuan pajak penambahan nilai (PPN) atas sembako belum lama ini menuai kritik dari banyak kalangan. Meskipun, pemerintah menegaskan telah mengkajinya dengan pertimbangan yang matang.
Politikus Demokrat Jansen Sitindaon menyayangkan wacana ini dikemukakan ditengah kondisi perekonomian masyarakat melemah. Sehingga, ia menyebut wacana itu salah dan tidak tepat.
“Ditengah pandemi gini, punya niat saja dipikiran ingin majaki sembako dll sudah salah dan tidak tepat. Apalagi jika benar dijalankan,” kritik Jansen Sitindaon dalam keterangannya, Jumat (11/6/2021).
Ia justru menyarankan sebaiknya pemerintah menghentikan program proyek infrastruktur yang menghabiskan banyak anggaran negara.
Atas pertimbangan diatas, Wasekjen DPP Demokrat ini menegaskan menolak wacana kebijakan pajak bagi sembako rakyat.
“Proyek-proyek mercusuar itu saja tahan dulu bos, agar budget pemerintah terkendali dan rasional. Jangan demi beton, periuk rakyat dipajaki. Demokrat menolak ini,” tegas Jansen.
MONITOR, Jakarta — Kementerian Pertanian (Kementan) mendukung Pemerintah Kabupaten Sinjai memperkuat langkah pengendalian Avian Influenza…
MONITOR, Lumajang - Sumur-sumur warga mulai mengering akibat musim kemarau berkepanjangan. Kondisi tersebut membuat masyarakat…
MONITOR, Jakarta - Pemerintah dan DPR RI menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1448 H/2027…
MONITOR, Jakarta – Pemerintah resmi menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 tentang perlindungan…
MONITOR, Jakarta - Komite Nasional Haji (Komnas Haji) menilai kesepakatan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH)…
MONITOR, Bantul — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan pelatihan vokasi menjadi bekal penting bagi angkatan…