Anggota Komisi X DPR RI, Zainuddin Maliki,(foto: Rmol)
MONITOR, Jakarta – Kebijakan pembatalan pemberangkatan calon jamaah haji tahun 2021 dinilai terlalu prematur. Hal tersebut disampaikan oleh Anggota Komisi X DPR RI, Zainuddin Maliki.
Legislator dari Fraksi PAN ini menyatakan pemerintah sebenarnya masih bisa memastikan dapat kuota haji, mengingat otoritas Arab Saudi masih belum memutuskan apapun.
Selain menyebut keputusan pemerintah terlalu prematur, Zainuddin khawatir kebijakan ini akan menyebabkan tingkat kepercayaan masyarakat kedepannya turun terkait penyelenggaraan haji.
“Pembatalan haji tahun ini terlalu prematur, tidak clear dan berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap Pemerintah khusunya Kemenag RI dan penyelenggara Ibadah Haji,” ucap Zainuddin Maliki dalam keterangannya, Senin (7/6/2021).
Sebagaimana diketahui, pemerintah melalui Kementerian Agama memutuskan untuk meniadakan pemberangkatan calon jamaah haji di tahun 2021. Keputusan ini disebut sudah melalui pertimbangan matang dan kajian yang mendalam. Bahkan pemerintah menjamin dana haji jamaah masih aman dan bisa ditarik.
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi VIII DPR RI Selly Andriany Gantina menyoroti pentingnya kesiapan pemerintah…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar menyerahkan Surat Keputusan (SK) Presiden Prabowo Subianto kepada…
MONITOR, Jakarta - Momentum bulan suci Ramadan dan perayaan Idulfitri setiap tahunnya selalu mendorong peningkatan…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta Tentara Nasional Indonesia (TNI) memberikan penjelasan…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar, menegaskan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an harus menjadi…
MONITOR, Jakarta - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengajak masyarakat menjadikan peringatan Nuzulul Qur’an 1447…