Anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus (dok: dpr.go.id)
MONITOR, Jakarta – Dugaan bocornya data sebanyak 279 juta penduduk Indonesia membuktikan bahwa perlindungan data pribadi di Indonesia masih sangat lemah.
Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PAN, Guspardi Gaus, menilai dugaan kebocoran data ini sangat memalukan dan memilukan.
“Ini bukti bahwa perlindungan data pribadi di Indonesia masih sangat lemah,” kata Guspardi Gaus, dalam keterangannya.
Legislator dari Fraksi PAN ini meminta pemerintah untuk berbenah. Bahkan menurutnya negara harus hadir untuk melindungi privasi dan data pribadi warganya.
Lebih lanjut ia meminta agar pemerintah segera menginvestasi kasus dugaan kebocoran data 279 juta penduduk Indonesia.
“Pemerintah perlu melakukan langkah prevetif untuk menjaga data pribadi rakyat Indonesia. Karena kerahasiaan dan keamanan data penduduk itu penting,” pungkasnya.
MONITOR, Tangerang — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, warga…
MONITOR, Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa pekerja kompeten menjadi salah satu kunci…
MONITOR, JAKARTA – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak semestinya berhenti…
MONITOR, LEBAK – Peserta KKN Nusantara dari delegasi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Syekh Manshur…
MONITOR, Bangka – Sejarah Pulau Bangka tidak dapat dipisahkan dari timah. Sejak masa kolonial, komoditas…
MONITOR, Aceh Selatan - Ribuan warga dari sejumlah gampong terdampak berkumpul di Masjid Jami' Al…