Dua Tahun Lebaran Tanpa Mudik, Sri Mulyani Akui Terasa Berat

Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati

MONITOR, Jakarta – Merayakan lebaran secara virtual bukan kali pertama. Pasalnya, di tahun 2020 sebelumnya, masyarakat Indonesia juga merayakan lebaran Idul Fitri terpisah oleh jarak karena berada dalam suasana pandemi.

Tidak adanya tradisi kumpul bersama juga dirasakan berat oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati. Ia merasa ketiadaan mudik lebaran menjadi ujian berat bagi setiap elemen masyarakat, terutama yang tinggal di perantauan.

“Sudah menjadi tradisi, Idul Fitri adalah momen spesial berkumpul bersama seluruh keluarga. Namun, sudah dua tahun tradisi itu dihentikan oleh pandemi. Rasa rindu ingin bertemu keluarga tentu menjadi cobaan yang sangat berat bagi mereka yang terpisah jarak dengan orang tua, keluarga, dan handai taulan,” ujar Sri Mulyani.

Meskipun hanya bertemu secara virtual, namun Sri Mulyani mengajak agar masyarakat tetap memiliki hati yang ikhlas, dan tidak akan mengurangi nilai dan makna perayaan Idul Fitri.

“Semua dilakukan demi saling menjaga agar kita dapat melawan Covid-19,” imbuhnya.

“Mari jaga hati dan sucikan diri, sambut hari Idulfitri dengan rasa syukur dan suka cita merayakan hari kemenangan bagi seluruh umat muslim,” ajak Sri Mulyani.