Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito
MONITOR, Jakarta – Pemerintah mengakui implementasi kebijakan tentang larangan mudik lebaran di tahun 2021 ini masih belum sempurna.
Hal tersebut disampaikan oleh Juru bicara Satgas COVID-19, Wiku Adisasmito. Kendati demikian, Wiku menyatakan kebijakan larangan mudik 2021 tetap dilaksanakan sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Pemerintah menyadari dalam penerapan kebijakan peniadaan mudik tidak sepenuhnya sempurna, namun demikian kebijakan peniadaan mudik tetap dilaksanakan sesuai dengan peraturan yang berlaku,” ujar Wiku dalam konferensi pers virtual, Rabu (12/5/2021).
Lebih lanjut Wiku menyatakan, pemerintah terus melakukan koordinasi dengan sejumlah kementerian dan lembaga terkait untuk terus memperketat aturan larangan mudik.
“Oleh karena itu, pemerintah terus meningkatkan koordinasi dan kerja sama lintas kementerian dan lembaga dengan pengetatan mobilitas melalui surat tes negatif COVID-19 yang sampelnya diambil dalam kurun 1×24 jam untuk semua moda transportasi dari tanggal 18 sampai 24 Mei 2021. Kemudian pemerintah juga akan menggiatkan tes kesehatan secara acak di berbagai titik strategis,” terangnya.
MONITOR, Sadang - Atas diskresi Kepolisian, untuk mengurai kepadatan lalu lintas arus balik dari arah…
MONITOR, Jakarta – Indonesia tak lagi sekadar menjadi pengikut dalam percaturan perdagangan global. Dalam Konferensi Tingkat…
MONITOR, Jakarta – SETARA Institute menegaskan bahwa negara wajib menjamin hak kebebasan beragama setiap warga negara,…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mendukung pemberlakuan sistem buka tutup Rest Area…
MONITOR, Semarang – Rekayasa lalu lintas berupa one way lokal diberlakukan di ruas Tol Semarang hingga…
MONITOR, Jakarta – Pemerintah memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) nasional selama periode libur Lebaran 2026…