Petugas gabungan memeriksa kelengkapan surat-surat pengendara yang melintas di Pos Penyekatan Cilangkap, Depok
MONITOR, Depok – Puluhan kendaraan pemudik terpaksa diputarbalikkan di sejumlah pos penyekatan di Kota Depok pada Operasi Ketupat Jaya 2021. Kendaraan yang diputarbalikkan itu didominasi oleh roda empat atau mobil pribadi.
Wakil Kepala Santuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Metro Kota Depok, AKP Reza Hafiz Gumilang mengatakan, ada sekira 80 kendaraan sudah diarahkan untuk putar balik selama dua hari penerapan larangan mudik lebaran 2021. Pelanggaran terbanyak ada di lokasi Pos Penyekatan SPBU Cilangkap, Tapos dan depan Perum BSI, Bojongsari.
“Di hari pertama sekitar 20 kendaraan yang kami tindak. Hari ini hingga sore sudah ada 60 kendaraan yang kami minta putar balik,” katanya di Pos Penyekatan SPBU Cilangkap, Jumat (07/05).
Disebutkannya, untuk lima pos cek poin antara lain di Gerbang Tol Limo, Gerbang Tol Kukusan Beji, Stasiun dan Terminal Terpadu Depok. Lalu di Exit Tol Cisalak dan MCD Cibubur belum ada temuan pelanggaran.
“Jadi pada titik cek poin lebih kepada sosialiasi kepada pengendara. Rata-rata mereka adalah warga Bogor atau Kota Depok yang bekerja di Jakarta. Kami sosialisasikan bahwa mereka tidak boleh mudik. Kecuali ada kepentingan mendesak, dan dilengkapi keterangan bebas Covid-19 yang pemeriksaannya 1×24 jam,” pungkasnya.
MONITOR, Jakarta – Kementerian Perdagangan mencatat stabilitas harga bahan pokok selama Ramadan hingga Idulfitri 2026,…
MONITOR, Jakarta - Dalam rangka memperkuat ekosistem industri nasional, Kementerian Perindustrian terus mendorong lahirnya wirausaha…
MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, mengimbau perusahaan swasta, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan Badan…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus memperkuat langkah strategis dalam mempercepat transformasi industri nasional yang…
MONITOR, Jakarta – PT Pertamina (Persero) terus memperkuat dukungannya bagi usaha mikro dan kecil (UMK) melalui…
MONITOR, Jakarta — Anggota Komisi I DPR RI Rizki Aulia Rahman Natakusumah mengutuk keras serangan…