Alat apheresis untuk mengambil plasma konvalesen milik PMI Kota Depok. (dok. Istimewa)
MONITOR, Depok – Sebanyak 255 kantong plasma konvalesen berhasil diambil oleh Unit Donor Darah (UDD) dari penyintas Covid-19. Ratusan plasma itu juga telah disalurkan ke beberapa rumah sakit untuk diberikan kepada pasien Covid-19 yang membutuhkan.
“Kami sudah mengambil 255 kantong plasma darah dari penyintas Covid-19. Jumlah ini fluktuatif karena setiap harinya selalu ada penambahan pendonor,” ujar Kepala UDD Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Depok, Widya Astriyani, dikutip Senin (03/05).
Dikatakannya, pihaknya juga gencar melakukan sosialisasi untuk mencari calon pendonor yang masuk dalam kriteria. Sosialisasi diadakan melalui media sosial, surat kabar dan lain-lain.
“Bahkan, kami juga sudah sebar formulir pendaftaran melalui Whatsapp. Cara ini cukup membantu,” terangnya.
Widya menjelaskan, beberapa syarat yang dimaksud antara lain, laki-laki dan pendonor perempuan yang belum pernah hamil, sudah sembuh dari Covid-19, sehat, bebas gejala selama 14 hari dan memperlihatkan hasil RT PCR negative 1 kali. Selain itu, pendonor berusia 18-60 tahun dengan berat badan minimal 60 kg.
“Informasi lebih lanjut, masyarakat bisa menghubungi via WhatsApp melalui dr. Yuli Astuti di nomor 087871299824 dan M. Kartono 0813 1414 0917,” ucapnya.
Untuk diketahui, terapi plasma konvalesen merupakan salah satu metode imunisasi pasif, yang dilakukan dengan memberikan plasma penyintas yang telah sembuh dari Covid-19, kepada pasien Covid-19 yang sedang dirawat.
MONITOR - Pendidikan pesantren tidak hanya mengembangkan kemampuan akal, tetapi juga membentuk kebersihan hati dan…
MONITOR, Surabaya — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melalui Direktorat Jenderal Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah…
MONITOR, Jakarta – Ikatan Alumni Trisakti (IKA Trisakti) menghadirkan Trisakti Peduli sebagai gerakan kemanusiaan yang…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama mengatur penggunaan gawai di lingkungan satuan pendidikan untuk menciptakan ruang…
MONITOR, Takengon — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkuat pemulihan usaha masyarakat terdampak…
MONITOR, Jakarta - Komnas Haji dan Umrah meminta keselamatan jemaah menjadi prioritas utama di tengah…