Walikota Depok, Mohammad Idris. (dok. Istimewa)
MONITOR, Depok – Wali Kota Depok, Mohammad Idris, mengatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok akan fokus mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun-tahun ke depan pada sektor-sektor krusial yang terdampak Covid-19. Di antaranya ekonomi, kesehatan dan sektor penting lainnya.
“Pemulihan ekonomi dan pembenahan pada sektor kesehatan akan menjadi fokus kami ke depan,” katanya kepada kepada wartawan, usai mengikuti Rapat Koodinasi Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Hasil Pilkada Serentak Tahun 2020 secara daring di Balai Kota Depok, Rabu (14/04).
Menurutnya, program-program tersebut selaras dengan 10 janji kampanye dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020. Salah satunya, menciptakan 5.000 pengusahaan atau start-up baru dan 1.000 perempuan pengusaha.
Selain itu, sambung Idris, juga akan membangun Pusat Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Depok dan program padat karya lainnya. Program-program tersebut juga sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo pada kegiatan tersebut.
“Semoga dengan upaya yang dilakukan sektor ekonomi dan kesehatan di Kota Depok dapat segera bangkit,” pungkasnya
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar memaparkan capaian indeks kerukunan beragama yang…
MONITOR, Jakarta - Dalam upaya menghadirkan layanan yang semakin ramah, sigap, dan berorientasi pada kebutuhan…
MONITOR, Jakarta - Sebanyak enam produk pangan UMKM terpilih kini resmi hadir untuk mengisi etalase…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menjalin kerja sama internasional dengan Leiden University, Belanda dalam peningkatan…
MONITOR, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memimpin sidang debottlenecking untuk membahas hambatan…
MONITOR, Jakarta - Momentum bulan suci Ramadhan menjadi faktor penting bagi penguatan ekonomi nasional, khususnya…